Copot Jobi, PGN Angkat Gigih Prakoso Jadi Dirut PGN

Safyra Primadhyta, CNN Indonesia | Senin, 10/09/2018 13:29 WIB
Copot Jobi, PGN Angkat Gigih Prakoso Jadi Dirut PGN Pemegang saham PGN sepakat memberhentikan Jobi Triananda Hasjim sebagai direktur utama dan menggantikannya dengan Gigih Prakoso. (CNN Indonesia/Safyra Primadhyta).
Jakarta, CNN Indonesia -- Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk atau PGN menghentikan Jobi Triananda Hasjim sebagai direktur utama perusahaan. Sebagai gantinya, Gigih Prakoso menduduki kursi sebagai bos di perusahaan gas BUMN tersebut.

Jobi menjabat sebagai dirut kurang dari 1,6 tahun. Ia diangkat menjadi dirut pada 5 Mei 2017 lalu.

"Terjadi perubahan direktur utama dari yang tadinya dijabat oleh bapak Jobi, berubah menjadi bapak Gigih. Secara aklamasi sudah disetujui oleh pemegang saham dengan suara tetuju 76,9 persen," terang Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Utama dalam konferensi pers, Jakarta, Senin (10/9).


Komisaris Utama PGN IGN Wiratmaja Puja menyebut pengangkatan Gigih merupakan wewenang pemerintah selaku pemegang saham dwi warna seri A.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Dilo Seno Widagdo menuturkan pengangkatan Gigih tidak akan mengubah rencana investasi perusahaan yang sudah direncanakan sebelumnya.

Salah satunya integrasi infrastruktur PGN dengan Pertagas, misalnya pipa gas, sebagai tindak lajut pembentukan holding migas.


Perseroan juga tetap agresif membangun infrastruktur gas bumi untuk meningkatkan produksi gas nasional.

Selama paruh pertama tahun ini, perseroan mampu menyelesaikan pembangunan pipa sepanjang lebih dari 87 km, sehingga panjang pipa yang dioperasikan PGN berjumlah 7.481 km.

"Pak Gigih juga tahu diskusi kami di kelompok kerja (pokja) investasi, infrastruktur dan komunikasi," imbuhnya.


Gigih lama berkarir di PT Pertamina (Persero). Namun, ia sempat diangkat menjadi direktur strategi dan pengembangan bisnis PGN pada RUPS perseroan 5 Mei 2017 lalu.

Kemudian, pada Agustus 2017, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menunjuk Gigih untuk menjabat sebagai direktur perencanaan investasi dan manajemen risiko Pertamina sebelum akhirnya ditunjuk menjadi bos PGN pada hari ini.

Sepanjang semester I 2018, perseroan mencetak laba bersih sebesar US$145,94 juta, melesat 191,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar US$50 juta.


Kenaikan laba utamanya berasal dari menanjaknya pendapatan distribusi gas bumi sebesar US$1,27 miliar dan penjualan gas bumi sebesar US$212 juta dari penjualan migas.

Berikut susunan Dewan Direksi dan Komisaris PGN hasil putusan RUPS-LB

Dewan Direksi
1. Direktur Utama: Gigih Prakoso
2. Direktur Keuangan: Said Reza Pahlevy
3. Direktur Komersial: Danny Praditya
4. Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum: Desima Equalita Siahaan
5. Direktur Infrastruktur dan Teknologi: Dilo Seno Widagdo

Dewan Komisaris
1. Komisaris Utama: IGN Wiratmaja Puja
2. Komisaris: Mohamad Ikhsan
3. Komisaris: Hambra
4. Komisaris Independen: Kiswodarmawan
5. Komisaris Independen: Paiman Raharjo


(bir)