AS Tak Akan Halangi Pakistan Cari Bantuan ke IMF

Agustiyanti, CNN Indonesia | Rabu, 12/09/2018 07:54 WIB
AS Tak Akan Halangi Pakistan Cari Bantuan ke IMF Ilustrasi hubungan Amerika Serikat-Pakistan. (Reuters)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Informasi Pakistan Chaudhry menyebut Amerika Serikat (AS) telah menjamin tak akan mencoba untuk memblokir permintaan dana talangan (bailout) mereka kepada Dana Moneter Internasional (IMF).

Pernyataan tersebut, menurut Chaudhgry diungkapkan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo selama kunjungannya ke Pakistan hari ini, Rabu (12/9) waktu setempat.

Pernyataan ini bertolak belakang dengan peringatan Pompeo pada Juli bahwa Amerika Serikat memiliki keberatan serius tentang IMF memberikan uang kepada Pakistan karena kekhawatir digunakan untuk membayarkan pinjaman pada Cina.


Komentar tersebut sempat mengguncang Islamabad, yang menghadapi krisis mata uang dan mungkin tidak memiliki pilihan untuk meminta IMF menyelamatkannya, jika sekutu mereka, China dan Arab Saudi tidak menawarkan lebih banyak pinjaman untuk menopang cadangan mata uang asingnya.


Chaudhry mengatakan kepada Reuters bahwa hubungan antara Amerika Serikat dan Pakistan "rusak" sebelum perjalanan Pompeo ke Islamabad. Namun, kedatangan Pompeo meluruskan berbagai hal dan menghidupkan kembali hubungan kedua negara.

"Dia meyakinkan Pakistan bahwa jika Pakistan memilih untuk pergi ke IMF untuk bantuan keuangan, AS tidak akan menentangnya," kata Chaudhry di ibukota, Islamabad.

Menanggapi permintaan untuk memberikan komentar atas komentar Chaudhry, juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan Washington ingin melihat Pakistan dapat memberikan kontribusi positif terhadap stabilitas dan keamanan regional."

"Kami memahami bahwa Pakistan tidak meminta bantuan dari IMF. Jika mereka meminta bantuan, seperti yang kami lakukan dalam semua kasus dalam mengevaluasi program pinjaman, kami akan memeriksa semua aspek dengan seksama," ujar juru bicara tersebut.


Pemerintahan baru Perdana Menteri Imran Khan, yang baru menjabat pada Agustus, mencoba untuk mencegah krisis mata uang yang disebabkan oleh kekurangan dolar akibat defisit neraca 

Para pejabat Pakistan mengatakan mereka sedang membahas mengambil langkah drastis untuk mencegah kebutuhan dana talangan dari IMF. Pakistan hingga kini telah menerima 14 kali dana talangan dari IMF sejak tahun 1980, termasuk yang terakhir pada 2013.

Hubungan Pakistan dengan Amerika Serikat telah memburuk dalam beberapa tahun terakhir selama perang di Afghanistan dan dugaan dukungan Islamabad untuk militan Islam. Hubungan keduanya mencapai titik terendah baru ketika Presiden Donald Trump pada Januari menuduh Pakistan berbohong dan menipu dengan memainkan permainan ganda melawan terorisme.

Islamabad membantah membantu gerilyawan di Afghanistan dan mengecam pernyataan Trump, yang ditindaklanjuti oleh Washington yang menangguhkan bantuan militer AS. (Reuters/agi)