Pasalnya, berdasarkan data yang dimilikinya, sepanjang Januari-Juli 2018 nilai pengapalan produk TPT Indonesia sudah mencapai US$7,74 miliar atau setara Rp115,3 triliun. Keyakinan juga ia dasarkan pada selesainya perundingan kerja sama perdagangan bebas antara Indonesia-Australia (IA-CEPA).
Khusus terkait perundingan IA-CEPA, Airlangga mengatakan kesepakatan dagang tersebut nantinya akan membuat bea masuk produk tekstil dan pakaian Indonesia ke Australia terhapus. Kerja sama tersebut akan memudahkan ekspor produk TPT Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perluas Kerja Sama
Agar ke depan ekspor TPT dan lainnya bisa terus digenjot, pemerintah kata Airlangga juga terus berupaya menyelesaikan perundingan kerja sama perdagangan bebas dengan negara lain.
Dua perundingan kerja sama perdagangan bebas yang saat ini sedang dikebut; Free Trade Agreement dengan Uni Eropa dan Amerika Serikat (AS). "Kami terus berupaya mendorong ekspor untuk tiga produk manufaktur unggulan Indonesia' pakaian, tekstil dan sepatu," katanya.