IHSG Mampu Bangkit, Meski Tertekan Suku Bunga The Fed dan BI

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 27/09/2018 16:31 WIB
IHSG Mampu Bangkit, Meski Tertekan Suku Bunga The Fed dan BI Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika
Jakarta, CNN Indonesia -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 55,94 poin atau 0,95 persen pada penutupan perdagangan hari ini, Kamis (27/9), ke level 5.929.

IHSG terlihat bangkit (rebound), meski dihantam sentimen kenaikan suku bunga acuan The Fed dan Bank Indonesia (BI) sebesar 25 basis poin.

RTI Infokom mencatat, investor membukukan transaksi sebesar Rp8,26 triliun dengan volume 11,64 miliar saham. Pada perdagangan hari ini, investor asing tercatat beli bersih (net buy) di pasar reguler Rp1,76 miliar.



Dalam hal ini, 185 saham bergerak menguat, sedangkan 156 saham turun, dan 150 saham tidak bergerak. Kemudian, sembilan dari 10 indeks sektoral melemah, khususnya sektor barang konsumsi yang turun 1,84 persen.

Sementara itu, RTI Infokom menunjukkan nilai tukar rupiah pada pukul 16.20 WIB turun 0,07 persen di level Rp14.901 per dolar AS. Sejak pagi hingga sore ini, rupiah bergerak dalam rentang Rp14.859-Rp14.932 per dolar AS.

Dari Asia, mayoritas indeks saham bergerak melemah. Kondisi itu ditunjukkan oleh indeks Nikkei225 di Jepang turun 0,99 persen, indeks Kospi di Korsel naik sebesar 0,7 persen, dan indeks Hang Seng di Hong Kong turun 0,36 persen.


Sore ini, mayoritas indeks saham di Eropa bergerak melemah sejak dibuka tadi siang. Indeks FTSE100 di Inggris bergerak naik 0,01 persen, indeks DAX di Jerman bergerak turun 0,57 persen, dan indeks CAC di Perancis turun 0,31 persen. (aud/lav)