Gempa Palu, PUPR Minta Kontraktor Bantu Mobilisasi Alat Berat

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 02/10/2018 16:47 WIB
Gempa Palu, PUPR Minta Kontraktor Bantu Mobilisasi Alat Berat Perumnas Balaroa amblas pasca gempa di Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (1/10). (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meminta kontraktor untuk memobilisasi alat berat mereka ke Palu dan Donggala guna membantu evakuasi korban gempa dan tsunami di daerah tersebut.

Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin mengatakan permintaan disampaikan karena saat ini evakuasi korban gempa terkendala oleh keterbatasan alat berat. "Di beberapa daerah, mayat-mayat masih ada yang belum bisa diangkat, yang berada di sekitar kota Palu, Donggala, yang membutuhkan peralatan berat," katanya di Jakarta, Selasa (2/10).

Syarif mengatakan sebelum mengeluarkan permintaan tersebut, pihaknya sudah meminta kontraktor pelat merah maupun lokal di sekitar Palu dan Donggala untuk membantu proses evakuasi korban. Tapi, jumlah alat berat yang mereka kerahkan masih kurang untuk memenuhi kebutuhan.

Untuk eksavator, meskipun dibutuhkan sampai saat ini jumlah yang tersedia baru tersedia sembilan. "Kamu kurangi dulu kecepatan pembangunan, kamu dulukan dulu sisi kemanusiaan," katanya.


Syarif mengatakan selain dibutuhkan untuk evakuasi korban gempa, keberadaan alat berat di Palu dan Donggala penting untuk membuka akses jalan. Alat berat juga penting untuk mengangkut puing bangunan yang roboh akibat gempa.

Syarif mengatakan pemerintah tidak akan cuma-cuma dalam memanfaatkan alat berat kontraktor untuk melaksanakan evakuasi korban gempa. 

"Pemerintah akan bayar, jangan ada kekhawatiran bekerja secara gratis," katanya. 
(sfr/agt)