Jokowi: Kalau Regulasi Ketat, Kegiatan Ekonomi Menjauh

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 11/10/2018 17:33 WIB
Jokowi: Kalau Regulasi Ketat, Kegiatan Ekonomi Menjauh Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut regulasi untuk sektor ekonomi digital sebaiknya tidak mengekang, sehingga memberi ruang inovasi bergerak tanpa batas. (ANTARA FOTO/Widodo S Jusuf).
Nusa Dua, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo menyebut regulasi untuk sektor ekonomi digital sebaiknya tidak mengekang, sehingga memberi ruang inovasi bergerak tanpa batas.

Pandangan ini disampaikannya saat membuka seminar bertajuk Bali Fintech yang menjadi salah satu rangkaian acara Pertemuan Tahunan IMF-World Bank di Bali, Kamis (11/10).

"Kalau regulasi ketat di tingkat nasional, hal itu hanya mendorong kegiatan ekonomi menjauh. Kami nanti tidak hanya tidak bisa mengaturnya, tapi juga kehilangan potensinya," imbuh dia.


Menurut Jokowi, begitu ia akrab disapa, ekonomi digital merupakan hal yang cukup baru dan tengah berkembang di Tanah Air. Dalam perkembangannya, tentu tak semua inovasi yang kemudian melalui tahap eksperimen bisa membuahkan hasil yang diinginkan.

"Inovasi mungkin gagal, itulah eksperimen, tapi tanpa itu tidak ada inovasi. Oleh karena itu sangat kontradiktif bila bicara inovasi tapi menghukum kegagalan secara berlebihan," katanya.

Selain itu, menurut Jokowi, pengembangan ekonomi digital memang perlu waktu, seperti halnya perkembangan internet, yang menjadi pionir ekonomi digital. Ia bilang, setidaknya perlu puluhan tahun untuk melahirkan internet.

Internet kala itu dibuat di era Presiden Bill Clinton dengan keputusan dan regulasi yang modern. Setelah internet lahir, kemudian munculnya internet boom yang manfaatnya terasa hingga ke sektor ekonomi, misalnya melalui kelahiran berbagai metode pembayaran yang memanfaatkan internet.

"Seperti PayPal, ApplePay, AliPay, WeChat, dan inovasi serupa lainnya. Maka seperti 25 tahun yang lalu, kami tidak boleh terburu-buru untuk regulasi ini. Kami harus membiarkan mereka tumbuh lebih dulu," tuturnya.


Di sisi lain, menurutnya, regulasi yang terlalu mengekang justru bisa berdampak negatif pada perkembang ekonomi digital dan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Sebab, regulasi yang terlalu ketat, bukan tidak mungkin membuat para kreator terpacu untuk membuat inovasi yang benar-benar ilegal.

"Regulasi yang terlalu mengekang di tingkat nasional akan memaksa konsumer menuju ranah internet yang tidak teregulasi, akhirnya itu mendorong mereka semakin jauh dari ruang regulasi kami," jelasnya.

Selain regulasi yang tak begitu mengekang, Jokowi juga menilai para regulator di dunia perlu membuat para kreator merasa nyaman dan aman untuk menciptakan inovasi tanpa takut gagal dan dihukum.


(uli/bir)