Pojok 'Suara' Presiden-presiden RI di Indonesia Pavilion

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 12/10/2018 12:19 WIB
Pojok 'Suara' Presiden-presiden RI di Indonesia Pavilion Indonesia Pavilion memamerkan kebudayaan Indonesia kepada seluruh peserta Pertemuan Tahunan IMF-World Bank Group 2018 mulai dari pameran Seni & kerajinan, pameran infrastruktur dan stan pariwisata Indonesia. (ANTARA FOTO/ICom/AM IMF-WBG/Nicklas Hanoatubun)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pencapaian pembangunan Indonesia selama 73 tahun merdeka tak lepas dari kepemimpinan mereka-mereka yang mendapatkan amanat sebagai presiden.

Sebagai bentuk penghormatan, penyelenggara Indonesia Pavilion mengajak ribuan delegasi Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF)-Bank Dunia 2018 untuk berkenalan dengan orang-orang nomor satu di Indonesia.

Hal itu dilakukan dengan memajang grafis kutipan-kutipan terbaik presiden-presiden RI, mulai dari Soekarno hingga Joko Widodo, di ruang pameran PT Balai Pustaka (Persero) di Indonesia Pavilion.


Berikut daftar kutipan pemimpin Indonesia yang dipamerkan di pameran

1. Soekarno (1945-1966)

"Bermimpilah setinggi langit. Jika kamu jatuh, kamu akan jatuh di antara bintang-bintang."

2. Soeharto (1966-1998)

"Kejayaan terbesar kita bukanlah saat kita tidak gagal, tetapi bagaimana kita tetap bangkit setiap kali kita gagal."

3. BJ Habibie (1998-1999)

"Kegagalan hanya akan terjadi jika kita menyerah."

4. KH Abdurrahman Wahid (1999-2001)

"Jika kita ingin berubah jangan tunduk kepada kenyataan. Hal yang terpenting adalah tidak kehilangan keyakinan saat berada di jalan yang benar."

5. Megawati Soekarno Putri (2001-2004)

"Terus bekerja sepenuh hati. Jangan pernah melakukan sesuatu dengan emosional."

6. Soesilo Bambang Yudhoyono (2004-2014)

"Tidak pernah ada hari yang sama dalam kehidupan. Hari ini berbeda dengan kemarin. Mari jadikan hari ini lebih baik."

7. Joko Widodo (2014-sekarang)

"Hidup adalah tantangan. Jangan mendengar orang-orang yang hanya bicara. Hal yang terpenting adalah terus kerja, kerja, kerja."

Kutipan-kutipan Presiden RI ini melengkapi pameran Indonesia Pavillion yang digelar 8-14 Oktober, yang merupakan pameran seni dan kerajinan Indonesia untuk para tamu undangan.

Pameran ini terletak di sebelah pintu masuk The Westin Resort, yang menjadi tempat utama penyelenggaraan pertemuan IMF-WB.

Lebih dari delapan ribu produk dengan nilai barang sebesar Rp8 Miliar dari 157 Usaha Kecil Menengah (UKM) dipajang di pameran tersebut dan dapat dibeli oleh para tamu undangan pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia.

Namun Indonesia Pavilion sendiri bukan hanya menghadirkan berbagai seni dan budaya Tanah Air. Pengunjung juga bisa melihat daftar proyek yang ditawarkan Kementerian BUMN untuk investor yang hadir dalam gelaran IMF-WB.

Total 80 proyek dengan peluang investasi senilai US$ 42,2 miliar atau Rp 630 triliun (kurs Rp 15.000) disuguhkan kepada sejumlah investor, mulai dari proyek infrastruktur hingga manufaktur.

(sfr/vws)