Indonesia Pavilion sendiri merupakan pameran yang menampilkan serba-serbi Indonesia, mulai dari pembangunan, proyek-proyek strategis nasional, wisata, hingga kekayaan seni budaya, serta kerajinan tangan khas Indonesia.
Pameran yang terletak di area utama pertemuan Nusa Dua ini merupakan kerja sama Kementerian BUMN bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian ESDM, Badan Ekonomi Kreatif, Kementerian Komunikasi dan Informasi, serta Kementerian Keuangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau yang sekarang sudah terjual kurang lebih 500 barang, nilai angkanya Rp146 juta," ucap Indyruwani kepada CNNIndonesia.com, Kamis (11/10).
"Yang paling mahal itu lukisan, dari pelukis Bali juga ada," jelas Indyruwani.
Beragam produk khas Indonesia yang disajikan di Indonesia Pavilion rupanya tak hanya menarik perhatian warga domestik, tapi juga mancanegara. Indyruwani mengakui masih banyak orang asing yang belum tau produk khas Indonesia.
"Makanya ini juga kami bantu UKM untuk bisa ekspor, karena yang dijual di sini harus siap ekspor," tutur Indyruwani.
Dalam hal ini, PT Sarinah (Persero) menjadi pihak yang bertanggung jawab atas penjualan di Indonesia Pavilion, sehingga pelaku UKM akan dibantu untuk memasarkan dan proses ekspor ke luar negeri.
"Tidak ada pembagian hasil, nanti kena biaya aja tujuh persen. Tapi untuk kerja sama nanti dibicarakan lagi," ujar Indyruwani.
Untuk mengetahui selengkapnya soal Indonesia Pavilion, klik tautan berikut.
(aud/vws)