Laju IHSG Bakal Mengekor Data Pertumbuhan Ekonomi

CNN Indonesia | Senin, 05/11/2018 08:26 WIB
Laju IHSG Bakal Mengekor Data Pertumbuhan Ekonomi Ilustrasi IHSG. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Senin (5/11), diperkirakan bergantung pada realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal III 2018. Rencananya, Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan hal itu pukul 11.00 WIB siang nanti.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama memprediksi pertumbuhan ekonomi kuartal III 2018 hanya berada di level 5,1 persen. Angka itu lebih rendah dibanding realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal II 2018 yang mencapai 5,27 persen.

"Jika hasilnya di atas ekspektasi maka akan memberikan katalis positif bagi IHSG," ucap Nafan kepada CNNIndonesia.com, Senin (4/11).



Meski begitu, secara teknikal Nafan menilai IHSG berpeluang untuk melanjutkan penguatannya usai melejit pada akhir pekan lalu, Jumat (2/11). Menurutnya, IHSG sedang berada dalam tren penguatan.

"Ada potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga bisa menuju ke area resistance, rentang pergerakan hari ini 5.800-5.959," papar Nafan.

Di sisi lain, Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pelaku pasar juga perlu mengantisipasi rilis data indeks keyakinan konsumen (IKK). Selain itu, indeks masih akan dipengaruhi oleh laporan keuangan emiten kuartal III 2018.


"Hari ini IHSG berpotensi menguat dengan rentang hari ini 5.789-6.002," kata William melalui risetnya.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG sepanjang pekan lalu menguat signifikan sebesar 2,1 persen ke level 5.906 dari pekan sebelumnya di level 5.784. Nilai kapitalisasi pasar BEI pun ikut menguat 2,11 persen menjadi Rp6.678 triliun.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan bursa saham Wall Street yang terkoreksi pada Jumat lalu. Rinciannya, Dow Jones turun 0,43 persen, S&P500 turun 0,63 persen, dan Nasdaq Composite turun 1,04 persen.

(aud/lav)