Dilansir dari Reuters, Kedatangan Li ke Singapura untuk mendengar seruan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dalam meningkatkan kerja sama di kawasan. Ia mengatakan multilateralisme saat ini berada di bawah ancaman tekanan politik.
"China telah membuka pintunya bagi dunia, kami tidak ada pernah menutupnya tapi akan membukanya lebih luas," katanya Senin (12/11). Li tidak langsung merujuk pernyataannya tersebut pada perang dagang yang sedang berkecamuk antara China dengan Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Li mengatakan untuk membuktikan ucapannya China akan mendorong dan mempercepat penyelesaian perundingan perdagangan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) antara negara anggota ASEAN dengan Australia, China, India, Jepang, Selandia Baru dan Korea Selatan.
Li mengatakan pakta kerja sama perdagangan tersebut penting karena mencakup sepertiga produk domestik bruto (PDB) dunia. "Kami akan bekerja dengan semua pihak terkait agar perundingan tersebut cepat mencapai hasil," katanya.
"Selama KTT, para pemimpin perlu menyatakan komitmen mereka untuk menyelesaikan negosiasi, karena ini sangat penting bagi kawasan ini terutama dalam pandangan meningkatnya ketegangan perdagangan," kata Junever Mahilum-West, pejabat senior di Kementerian Luar Negeri Filipina.
Lihat juga:ASEAN Pertegas Komitmen Perdagangan Bebas |