IHSG akan Tertopang Aksi Beli Asing

CNN Indonesia | Kamis, 22/11/2018 07:24 WIB
IHSG akan Tertopang Aksi Beli Asing Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramalkan kembali menguat pada perdagangan Kamis (22/11) ini. Aliran modal asing (capital inflow) diperkirakan bakal menjadi penopang utama penguatan IHSG.

William Surya Wijaya, Analis Indosurya Bersinar Sekuritas memperkirakan aliran modal asing masih akan masuk. Aliran tersebut dipicu fundamental ekonomi domestik yang masih cukup kuat dalam jangka panjang. Dengan demikian, pelaku pasar asing tak sepenuhnya kabur pasca indeks kembali menyentuh level 6.000.

"Potensi kenaikan masih terlihat cukup besar mengingat kuatnya fundamental perekonomian kita yang terjaga dengan baik," papar William seperti dikutip dari risetnya, Kamis (22/11).


Kendati begitu, William mengatakan penguatan IHSG masih berada dalam rentang konsolidasi wajar saat ini. Menurutnya, indeks akan bergerak di level support 5.868 dan resistance 6.123.


Sebaliknya, Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan memperkirakan IHSG pada perdagangan Kamis ini justru akan betah di teritori negatif. Dari kacamata teknikal, pasar saham Indonesia berpotensi merosot dalam jangka pendek.

"IHSG diprediksi melemah, support 5.874-5.911 dan resistance 5.981-6.014," kata Dennies.

Pelemahan IHSG pada sore kemarin hampir menyentuh satu persen atau lebih tepatnya 0,95 persen ke level 5.948. Pelaku pasar asing tercatat mulai merealisasikan keuntungannya dengan melakukan aksi jual, sehingga tercatat jual bersih (net sell) di pasar reguler sebesar Rp579,6 miliar.

Berbanding terbalik, mayoritas indeks di bursa saham Wall Street tadi malam berhasil bangkit (rebound). Lihat saja, S&P500 naik 0,3 persen, Nasdaq Composite naik 0,92 persen, dan NYSE Composite naik 0,62 persen.

(aud/agt)