BI Ramal RI Jadi Negara Berpendapatan Menengah Atas di 2024

CNN Indonesia | Rabu, 28/11/2018 15:01 WIB
BI Ramal RI Jadi Negara Berpendapatan Menengah Atas di 2024 Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Bank Indonesia (BI) memperkirakan Indonesia dapat masuk ke kelompok negara berpendapatan menengah atas (upper middle income) pada 2024. Saat itu, rata-rata pendapatan per penduduk diperkirakan mencapai US$4.800.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menjelaskan percepatan pembangunan infrastruktur dan berbagai kebijakan pemerintah diharapkan akan meningkatkan produktivitas perekonomian ke depan. Ia pun memproyeksi dalam jangka menengah pertumbuhan ekonomi akan lebih tinggi dan berada di kisaran 5,5-6,1 persen pada 2024.

"Pendapatan per kapita akan meningkat dari saat ini US$3.500 menjadi lebih dari US$4.800 pada 2024, sehingga meningkatkan Indonesia menjadi negara berpendapatan menengah atas," ujar Perry di Jakarta, Rabu (28/11).



Bank Dunia saat ini mengklasifikan negara berdasarkan pendapatannya dalam empat kelompok. Pertama, kelompok negara berpendapatan rendah dengan maksimal pendapatan per kapita US$1.045.

Kedua, negara berpendapatan menengah ke bawah dengan batasan pendapatan per kapita US$1046-4.025. Ketiga, negara berpendapatan menengah ke atas dengan pendapatan per kapita US$4.127-12.745. Keempat, negara berpendapatan tinggi dengan pendapatan per kapita US$12.475.

Sesuai dengan klasifikasi tersebut, Indonesia masuk dalam kelompok negara berpendapatan menengah bawah.


Perry memperkirakan ekonomi bakal tumbuh dikisaran 5,1 persen, terutama ditopang permintan domestik. Konsumsi rumah tangga diperkirakan akan tumbuh dikisaran 5,2 persen, investasi di kisaran 6,8 persen, sementara ekspor dan impor masing-masing diperkirakan tumbuh 6,9 persen dan 12,3 persen.

Tahun depan, Perry memperkirakan ekonomi akan tumbuh di kisaran 5-5,4 persen. Pertumbuhan ekonomi tersebut akan didorong oleh permintaan domestik, baik konsumsi maupun investasi, serta membaiknya kinerja ekspor. (agi/agi)