IHSG Diramal Kian Kokoh Ditopang Penguatan Rupiah

CNN Indonesia | Selasa, 04/12/2018 07:44 WIB
IHSG Diramal Kian Kokoh Ditopang Penguatan Rupiah Ilustrasi pergerakan saham. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi semakin kokoh pada hari ini, Selasa (4/12). Penguatan nilai tukar rupiah masih menjadi penyokong utama pergerakan pasar saham Indonesia.

Dennies Christoper Jordan, Analis Artha Sekuritas mengatakan IHSG akan bergerak di sekitar 6.100. Ia meramalkan indeks tepatnya akan berada di level support 6.069-6.093 dan resistance 6.149-6.181.

"IHSG diprediksi menguat. Penguatan akan didorong kondisi global yang kondusif dan penguatan nilai tukar rupiah," papar Dennies melalui risetnya.



RTI Infokom mencatat rupiah pada sore kemarin menguat 0,25 persen ke level Rp14.246 per dolar Amerika Serikat (AS). Sejak pagi hingga sore kemarin, rupiah bergerak dalam rentang Rp14.209-Rp14.298 per dolar AS.

Meski rupiah terus terapresiasi, pelaku pasar sebaiknya tidak lengah dengan pergerakan indeks. Sebab, Dennies melihat secara teknikal IHSG sebenarnya sudah berada dalam area jenuh beli (overbought).

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi juga menilai hal yang sama bila dilihat dari segi teknikal. Ia menyebut IHSG berpotensi berbalik arah negatif sore ini usai menguat signifikan kemarin karena indeks sudah terlalu hijau.


"Indikator stocahstic bergerak jenuh dengan momentum jenuh indikator RSI sehingga diperkirakan IHSG akan terkoreksi jangka pendek dengan support resistance 6.038-6.155," ungkap Lanjar dalam risetnya.

Diketahui, IHSG meningkat 1,02 persen atau 62,19 poin ke level 6.118. Sayangnya, pelaku pasar asing justru mencatatkan jual bersih (net sell) di pasar reguler sebesar Rp748,6 miliar.

Penguatan signifikan juga terjadi di bursa saham Wall Street. Mayoritas indeks menguat lebih dari satu persen, lebih tepatnya Dow Jones naik 1,13 persen, S&P500 naik 1,09 persen, dan Nasdaq Composite naik 1,51 persen. (agi/agi)