Lahan tersebut akan ditanami varietas padi baru, Inpari. Tahap pertama penanaman padi tersebut rencananya dilakukan pada 200 ribu hektare lahan. Jika penanaman tahap pertama sukses, pihaknya akan melanjutkan proyek ke 300 ribu lahan sisa.
"Bibit Inpari ini varietas padi baru yang cocok untuk daerah rawa. Sudah diteliti, Sumsel dan Kalsel jadi pilot project lokasi penanaman di lahan seluas 41.000 hektar," ujar dia di Pelambang, Kamis (6/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setahun bisa tiga kali panen. Di lahan sawah itu pun bisa tumpang sari dengan menanam sayur mayur lain, mengembangbiakkan ayam, ikan, dan lainnya. Ini rencana besar dan perintah langsung Presiden," kata dia.
Amran mengatakan, koperasi petani yang dibantu dalam program bertajuk Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) itu akan dijalankan layaknya korporasi. Pengembangan program Serasi tersebar di Kabupaten Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ilir (OKI).
(CNN Indonesia/Safir Makki) |
Sementara itu Dirjen Tanaman Pangan Kementan Gatot Irianto mengatakan pihaknya memberi waktu kepada kelompok tani [Koptan] dan gabungan kelompok tani [Gapoktan] di daerah untuk mengembangkan usaha bersama dalam kurun satu tahun. Kementan akan memberikan bantuan berupa eskavator, dryer, pompa, combine harvester, benih, dan dolomit.
"Tinggal minta peran pemda saja untuk narik listrik ke lokasi, BBM-nya. Pemprov juga siapkan SID karena yang lainnya sudah kami sediakan," katanya.
Ia melanjutkan pada tahun kedua hingga ketiga para petani ditarget dapat membentuk perusahaan terbatas (PT) di mana petani menjadi pemegang saham Layaknya sebuah PT, model bisnis ini juga memuat struktur organisasi dengan pucuk pimpinan general manager. Biaya untuk honor GM dan tenaga lapangan serta SDM lain bakal diambil dari hasil usaha tani.
(idz/agt)
(CNN Indonesia/Safir Makki)