Jokowi Rogoh Rp396 T Bayar Bunga dan Cicilan Utang di 2019

CNN Indonesia | Rabu, 12/12/2018 15:28 WIB
Jokowi Rogoh Rp396 T Bayar Bunga dan Cicilan Utang di 2019 Pemerintahan Presiden Joko Widodo mengalokasikan anggaran Rp275,9 triliun untuk pembayaran bunga utang dan Rp120,7 triliun untuk pembayaran cicilan pokok utang. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintahan Presiden Joko Widodo mengalokasikan anggaran sebesar Rp396,54 triliun untuk membayarkan bunga dan cicilan pokok utang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019.

Hal ini termuat dalam lampiran Peraturan Presiden Nomor 129 Tahun 2018 yang diteken Jokowi akhir bulan lalu.

Dalam lampiran V, dijelaskan alokasi pembayaran bunga utang pada APBN 2019 mencapai Rp275,88 triliun, naik 15,62 persen dibanding 2018 sebesar Rp238,6 trilun. Alokasi pembayaran bunga utang tersebut masih didominasi pembayaran bunga utang luar negeri yang mengambil porsi 92 persen atau mencapai Rp255,84 triliun.



Jokowi, sesuai lampiran XX Perpres tersebut juga mengalokasikan pembayaran cicilan pokok pinjaman luar negeri sebesar Rp90,47 triliun dan pembayaran cicilan pokok pinjaman dalam negeri sebesar Rp30,19 triliun.

Tahun depan, pemerintahan Presiden Jokowi menganggarkan pembiayaan utang sebesar Rp359 triliun. Pembiayaan utang tersebut, antara lain dipenuhi melalui penerbitan surat berharga negara (neto) sebesar Rp388,95 triliun. Sedangkan utang dalam pinjaman justru diperkirakan minus Rp29 triliun, seiring dengan penarikan pinjaman yang lebih kecil dari pembayaran cicilan pokok.


Hingga September 2018, total utang pemerintah mencapai Rp4.478,6 triliun. Posisi tersebut naik 15 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan data APBNKita, utang pemerintah masih didominasi dalam bentuk surat berharga negara (SBN). Total utang pemerintah dalam instrumen tersebut mencapai Rp3.644 triliun, naik 15,44 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. (agi/agi)