Jokowi Klaim 41 Bank Wakaf Mikro Berdiri Sampai Hari Ini

CNN Indonesia | Selasa, 18/12/2018 20:56 WIB
Jokowi Klaim 41 Bank Wakaf Mikro Berdiri Sampai Hari Ini Presiden Jokowi mengklaim 41 bank wakaf mikro sudah terbentuk. Seluruhnya beroperasi di seluruh pesantren dan telah menyalurkan pembiayaan Rp8 miliar. (ANTARA FOTO/Aji Styawan).
Jombang, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim 41 bank wakaf mikro sudah terbentuk sampai hari ini. Seluruhnya sudah beroperasi di seluruh pesantren di Indonesia dan menyalurkan pembiayaan hingga Rp8 miliar.

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan 50 bank wakaf mikro terbentuk di sepanjang tahun ini. Namun begitu, Jokowi mengaku cukup puas dengan realisasinya sampai saat ini yang sebanyak 41 bank wakaf mikro.

"Kami baru mulai setahun di 41 pondok pesantren dan nanti kami akan evaluasi, kami akan lihat, kami koreksi apakah penyaluran ini sudah baik atau belum? Nasabahnya sudah terseleksi dengan baik atau belum?," ujar Jokowi di Pesantren Mamba'ul Marif, Kabupaten Jombang, Selasa (18/12).


Evaluasi dinilai penting karena pemerintah masih akan menambah pendirian bank wakaf mikro pada tahun depan. Hanya saja, Jokowi tak menyebut target-target yang ingin dicapai pemerintah pada 2019 mendatang.

Jokowi berharap bank wakaf mikro bisa membantu usaha mikro dan kecil. Maklumlah, usaha mikro dan kecil kerap terganjal sumber dana karena kesulitan mendapatkan pembiayaan. Hal itu dikarenakan tak ada agunan untuk dijaminkan.

Bank wakaf mikro menawarkan pembiayaan maksimal Rp3 juta. Biaya administrasi yang dikenakan untuk pembiayaan sebesar tiga persen per tahun.

"Namun angka 3 persen ini bukan bunga, hanya biaya administrasi. Karena kan bank wakaf mikro punya karyawan untuk digaji, listrik juga perlu dibayar. Itu beban administrasi memang harus ditanggung oleh bank agar bisa menjalankan operasinya," imbuh dia.


Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso mengungkapkan persebaran bank wakaf mikro paling banyak terdapat di Jawa Timur dengan total tujuh bank. Untuk memperluas jangkauan kredit, OJK akan membuka kesempatan mendapat suntikan dana wakaf dari luar negeri.

Baru-baru ini OJK baru berkunjung ke Zakat House di Kuwait demi memperkenalkan konsep bank wakaf mikro. Dalam pertemuan itu, Wimboh mengatakan Kuwait sangat terkesima dengan program pemerintah ini.

"Mata mereka berkaca-kaca dan langsung bilang, (butuh suntikan dana) berapa? Konsep ini bagus akan dipahami bukan hanya dengan budaya Indonesia saja. Sumber pendanaan wakaf dari luar negeri yang memberikan masyarakat manfaat lebih banyak lagi," tandasnya.


(glh/bir)