PUPR Klaim Tol Trans Jawa Bikin Arus Mudik Natal Lancar

CNN Indonesia | Rabu, 02/01/2019 10:21 WIB
PUPR Klaim Tol Trans Jawa Bikin Arus Mudik Natal Lancar Ilustrasi Tol Trans Jawa. (CNN Indonesia TV)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengklaim tersambungnya Tol Trans Jawa dari Merak-Pasuruan sepanjang 933 Km memperlancar arus mudik Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Para pemudik disebut mendapatkan manfaat dari berkurangnya waktu tempuh serta biaya operasional kendaraan seperti bahan bakar kendaraan maupun biaya penyusutan suku cadang kendaraan.

Berdasarkan keterangan resmi, Kementerian PUPR mengklaim mendapat sejumlah tanggapan positif dari para pengguna jalur Tol Trans Jawa yang disampaikan ke akun instagram @kemenpupr. Mereka mengaku tak mengalami kemacetan dan dapat mencapai tempat tujuan lebih cepat.
[Gambas:Instagram]
Peningkatan konektivitas melalui Jalan Tol Trans Jawa ini diharapkan berimbas pada peningkatan ekonomi lokal, seperti meningkatnya kunjungan ke lokasi-lokasi wisata maupun penjualan cinderamata dan kuliner khas daerah.


Pembangunan jalan tol juga mengakomodasi pengembangan dan pemasaran produk-produk lokal di rest area tol sehingga tidak hanya diisi oleh produk-produk asing. Salah satunya, rest area KM 538 Tol Sragen-Ngawi yang kini didominasi kuliner lokal seperti soto kwali, lontong Opor, Soto Madura, Baso Malang dan kopi lokal.


Selain itu, dengan waktu tempuh lebih singkat, pembangunan industri tak perlu terpusat di Karawang dan Cikarang, tapi dapat tersebar di daerah, seperti Pemalang, Semarang, Kendal, Klaten dan Sidoarjo.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono sebelumnya mengatakan sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), pembangunan Tol Trans Jawa juga dilakukan untuk menghubungkan kawasan industri. Dengan demikian, diharapkan daya saing produk Indonesia di pasar global dapat meningkat.


"Tol Trans Jawa akan memperlancar jalur logistik. Sehingga vendor, misalnya di Sidoarjo tidak perlu mendirikan pabrik di Karawang supaya bisa dekat dengan pabrik utama," kata Menteri Basuki saat mencoba jalur Trans Jawa beberapa waktu lalu.

Basuki juga bercerita, dirinya mendapatkan laporan dari salah satu rekannya yang merupakan pengusaha di bidang logistik bertempat tinggal di wilayah Jawa Timur. Setelah Tol Trans Jawa tersambung hingga Jawa Timur, menurut pengusaha tersebut, pengiriman barang dapat dilakukan sebanyak tiga kali per hari dari sebelumnya hanya sekali dalam sehari.

"Dengan kepastian waktu tempuh, investor dapat membuat perhitungan business plan lebih matang sehingga terbuka lapangan pekerjaan di sekitar pusat perindustrian di setiap daerah," pungkas Basuki. (agi/agi)