Bunga KPR, Kredit Motor dan Mobil Diproyeksi Makin Tinggi

CNN Indonesia | Jumat, 18/01/2019 11:11 WIB
Bunga KPR, Kredit Motor dan Mobil Diproyeksi Makin Tinggi Ilustrasi KPR. (CNN Indonesia/ Harvey Darian).
Jakarta, CNN Indonesia -- Survei Bank Indonesia (BI) memperkirakan rata-rata bunga kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit kendaraan bermotor (KKB) meningkat pada kuartal pertama 2019. Bunga KPR diperkirakan naik 0,13 persen, sedangkan bunga KKB bakal naik sebesar 0,18 persen dibanding akhir 2018.

Responden survei yang terdiri dari para bankir 40 bank terbesar di Indonesia memperkirakan rata-rata bunga KPR akan berada di kisaran 11,5 persen, sedangkan KKB di kisaran 12,39 persen. Sementara itu, rata-rata jenis kredit konsumsi diperkirakan naik 0,03 persen menjadi 13,96 persen.

"Pada jenis kredit konsumsi, kenaikan suku bunga kredit terjadi pada kredit multiguna sebesar 0,41 persen, diikuti oleh KKB dan KPR," jelas survei BI dikutip Jumat (18/1).


Responden memperkirakan rata-rata bunga kredit multiguna akan berada pada kisaran 14,68 persen di kuartal I 2019. Sementara itu, rata-rata bunga kartu kredit justru diperkirakan susut 0,33 persen menjadi 23,8 persen.


Selain kredit konsumsi, rata-rata bunga kredit modal kerja dan investasi juga diperkirakan meningkat rata-rata 0,05 persen dan 0,03 persen menjadi 11,69 persen dan 11,84 persen. 


Kenaikan rata-rata bunga kredit, menurut responden, seiring dengan meningkatnya rata-rata biaya dana perbankan. Rata-rata biaya yang dikeluarkan bank atas dana nasabah yang ditempatkan (Cost of Fund/CoF) dalam rupiah naik 0,05 persen menjadi 5,93 persen, sedangkan biaya dana yang dioperasionalkan bank untuk memperoleh pendapatan (Cost of Loanable Fund/CoLF) naik 0,07 persen menjadi 9,53 persen.

Meningkatnya biaya dana perbankan seiring dengan kenaikan bunga BI sepanjang tahun lalu sebesar 1,75 persen ke level 6 persen. Kemarin, BI memutuskan untuk mempertahankan bunga acuannya mengingat Bank Sentral AS yang mulai kendor menaikkan bunga acuannya. (agi/agi)