Jonan: Jokowi Dua Kali Tolak Permintaan Bos Freeport Bertemu

CNN Indonesia | Rabu, 20/02/2019 22:03 WIB
Jonan: Jokowi Dua Kali Tolak Permintaan Bos Freeport Bertemu Menteri ESDM Ignatius Jonan mengaku CEO Freeport McMoran sempat dua kali meminta bertemu Jokowi dalam proses negosiasi divestasi saham Freeport Indonesia. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignatius Jonan mengaku CEO Freeport McMoran Richard Adkerson sempat dua kali meminta untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo dalam proses negosiasi divestasi saham PT Freeport Indonesia. Namun, permintaan tersebut ditegaskan Jonan ditolak Jokowi.

"Waktu itu Richard dua kali minta waktu ketemu. Presiden tidak mau kan arahannya udah jelas, ada empat pertama divestasi 51 persen, membangun smelter, menjadi IUPK, dan penerimaan negara lebih besar, itu saja," tegas Jonan di jakarta, Rabu (20/2).

Jonan pun menjelaskan proses negosiasi divestasi saham Freeportr Indonesia dengan Freeport McMoran hanya dilakukan oleh dirinya, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

"Hanya tim menteri yang negosiasi dengan Freeport. Jadi selama dua tahun negosiasi itu setahu saya presiden tidak pernah bertemu," jelas dia. 


Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui beberapa kali bertemu dengan James R. Moffett saat yang bersangkutan menjabat Chairman of the Board PT Freeport McMoRan Inc. Namun dia membantah pertemuan dilakukan secara diam-diam, sebagaimana pengakuan mantan Menteri ESDM Sudirman Said.


"Enggak sekali dua kali ketemu, gimana si kok diam-diam. Ya, Ketemu bolak-balik, enggak ketemu sekali dua kali," kata Jokowi usai memberikan pembekalan saksi di Hotel El Royale, Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (20/2).

Sudirman sebelumnya menyebut Jokowi menggelar pertemuan diam-diam dengan Moffett pada 6 Oktober 2015 di Istana Kepresidenan. Ia menyebut pertemuan pada tanggal 6 Oktober 2015 itu untuk membahas perpanjangan izin operasi PT Freeport Indonesia di Papua. (ulf/agi)