Direktur Jenderal Cipta karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danis Hidayat Sumadilaga menjabarkan empat pos tersebut, yaitu PLBN Terpadu Sota di Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua dan PLBN Terpadu Jagoi Babang di Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat.
Lalu, dua PLBN lagi berada di Provinsi Kalimantan Utara, yaitu PLBN Terpadu Long Midang di Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan dan PLBN Terpadu Long Nawang di Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Malinau.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:PUPR Stop Proyek Kontrak Tahun Jamak Baru |
Danis mengatakan pemerintah kembali membangun pos lintas batas pada tahun ini karena kehadiran infrastruktur tersebut terbukti memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat di kawasan perbatasan.
"Dari tujuh itu kami evaluasi, ternyata itu memberi image (gambaran) yang baik kepada negara tetangga. Kemudian menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, karena kami membangun pasar di sana, tidak hanya bangun pos," jelasnya.
Sementara pada tahun depan, pemerintah berencana membangun tujuh pos lintas batas lagi dengan anggaran sekitar Rp1,3 triliun. Tujuh pos tersebut merupakan pembangunan tahap dua dari total 11 pos lintas batas yang diinstruksikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Hal tersebut tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan 11 Pos Lintas Batas Negara Terpadu dan Sarana Prasarana Penunjang di Kawasan Perbatasan.
Tujuh pos lintas batas yang akan dibangun pada tahun depan, yakni PLBN Terpadu Serasan di Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Provinsi Riau, PLBN Terpadu Sei Kelik di Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat, dan PLBN Terpadu Yetetkun di Distrik Ninati, Kabupaten Bovel Digul, Provinsi Papua.
Kemudian, dua pos di Provinsi Kalimantan Utara, yaitu PLBN Terpadu Sei Nyamuk di Kecamatan Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan dan PLBN Terpadu Labang di Kecamatan Lumbis Ogong, Kabupaten Nunukan. Lalu, dua pos di Provinsi Nusa Tenggara Timur, yakni PLBN Terpadu Oepoli di Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang dan PLBN Terpadu Napan di Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara. (uli/agi)