"Pak Menteri (Menteri ESDM Ignatius Jonan) sudah tanda tangan (persetujuan penjualan) Jumat (1/3) kemarin," ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Migas) Kementerian ESDM Djoko Siswanto saat menghadiri Indonesia-US-Japan LNG Workshop di Hotel Pullman Thamrin, Selasa (5/3).
Djoko mengungkapkan gas alam cair tersebut rencananya akan berasal dari kilang LNG Tangguh Train 3. Persetujuan diberikan sesuai permintaan British Petroleum (BP) sesuai hasil lelang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:RI Impor Gas dari Mozambik Mulai 2024 |
Sementara itu, 80 kargo sisanya akan dikirim selama periode 2021 - 2025 atau 16 kargo per tahun. Djoko mengungkapkan jika tidak segera disetujui perusahaan harus melelang ulang.
Hingga 2025, pemerintah memperkirakan Indonesia masih akan kelebihan pasokan gas. Djoko menyebutkan pemerintah masih mencari pembeli untuk 40 kargo gas yang belum terjual.