Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Djoko Siswanto mengungkapkan dengan penurunan tersebut, harga jual gas di KEK Sei Mangkei bakal turun dari US$10,48 per MMBTU menjadi US$9,9 per MMBTU. Penurunan harga akan berlaku mulai 2021 atau setelah masa berlaku kontrak penjualan gas habis.
"Penurunan terjadi karena biaya operasi dan perawatan pipa menurun," ujar Djoko di Kantor Kementerian Bidang Perekonomian, Selasa (26/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Volume penjualan gas ke industri tersebut hanya 2,5 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD). Dengan harga yang lebih murah, Wiko berharap permintaan gas ke industri tersebut meningkat.
"Kami berharap permintaan akan tumbuh dengan harga yang lebih murah," ujar Wiko.
[Gambas:Video CNN]
(sfr/agt)