Sri Mulyani Pede Ekonomi RI Masuk 5 Besar Dunia pada 2045

CNN Indonesia | Rabu, 13/03/2019 10:13 WIB
Sri Mulyani Pede Ekonomi RI Masuk 5 Besar Dunia pada 2045 Menteri Keuangan Sri Mulyani memperkirakan ekonomi Indonesia bisa menembus 5 besar pada 2045. Indonesia pun berpeluang menjadi negara berpenghasilan tinggi. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan ekonomi Indonesia bisa menembus 5 besar pada 2045. Indonesia pun berpeluang menjadi negara berpenghasilan tinggi.

Sri Mulyani menjelaskan pada usia Indonesia yang ke-100, penduduk Indonesia diperkirakan mencapai 319 juta orang. Sekitar 47 persen dari populasi tersebut berusia produktif.

"Size dari ekonomi kita (Indonesia) mungkin sudah menembus 5 besar dunia. Kita (saat ini) sudah masuk G20 dan ada di posisi 15. Kita sudah masuk income per kapitayanginsyaallah termasuk tinggi," ujarSriMulyani di Jakarta, Selasa (12/3). 

Dengan modal tersebut, menurut Sri Mulyani, Indonesia berpeluang untuk menjadi negara berpenghasilan tinggi. Namun, Indonesia dinilai masih harus meningkatkan kualitas institusi, sumber daya manusia, dan infrastruktur untuk mencapai target tersebut.


"Saya lama bekerja di Bank Dunia, saya perhatikan negara-negara yang maju itu pasti memiliki tiga aspek ini yang paling penting, yakni institusi, human capital dan juga infrastruktur," kata Sri Mulyani.

Ia memaparkan untuk menjadi negara berpenghasilan tinggi, institusi pemerintah harus menawarkan birokrasi yang efisien dan kompeten. Kualitas SDM juga menjadi penting guna meningkatkan daya saing.


"Infrastruktur juga adalah salah satu persyaratan. Negara yang memiliki infrastruktur baik itu punya kans untuk maju menjadi negara dengan berpenghasilan tinggi," terang dia.

Berdasarkan data Bank Dunia pada 2017, Indonesia masih masuk dalam kelompok negara berpendapatan menengah ke bawah. Pada 2017, pendapatan nasional per kapita Indonesia tercatat sebesar US$3.540.

Adapun Bank Dunia membagi negara-negara di dunia dalam empat kelompok pendapatan, yakni kelompok negara berpendapatan rendah dengan pendapatan nasional per kapita per tahun sebesar US$995 ke bawah, negara berpendapatan menengah ke bawah di kisaran US$996-3.895, negara berpendapatan menengah ke atas US$3.896-12.055, dan negara pendapatan tinggi atau maju yakni di atas US$12.056. (aud/agi)