Pemerintah Sudah Inspeksi 4 Pesawat Boeing 737 MAX 8

CNN Indonesia | Rabu, 13/03/2019 18:20 WIB
Pemerintah Sudah Inspeksi 4 Pesawat Boeing 737 MAX 8 Kemenhub mengaku telah menginspeksi empat pesawat Boeing 737 MAX 8 sejak Senin (11/3). Namun, pemeriksaan masih dalam tahap awal. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengatakan telah melakukan inspeksi terhadap empat pesawat Boeing jenis 737 MAX 8 sejak Senin (11/3) kemarin. Namun demikian, pemeriksaan masih dalam tahap awal.

Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Kemenhub Avrianto bilang pesawat yang sudah dilakukan pemeriksaan itu terdiri dari tiga armada milik Lion Air Group dan satu dari PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Inspeksi itu sendiri dilakukan oleh maskapai penerbangan dan pihak dari Kemenhub. Ada tiga tahap yang harus dilakukan selama inspeksi, seperti angle of attack, kecepatan, dan kualitas sumber daya manusia (SDM).


"Ini masih tahap pertama, tahap pertama saja belum selesai. Setelah itu ada tes kecepatan lalu pilot nya," ungkapnya, Rabu (13/3).

Ia belum bisa memberikan gambaran pasti hasil pengecekan tersebut. Hal yang pasti, Kemenhub belum menemukan masalah atau suatu keganjilan dari pemeriksaan tahap awal ini.

Menurutnya, rata-rata pemeriksaan satu pesawat memakan waktu dua sampai tiga hari. Hanya saja, hal itu kembali lagi pada proses masing-masing pemeriksaan pesawat tersebut.


"Bisa saja seminggu belum tentu selesai itu. Bergantung data dan instrumen. Lalu kan kami uji verifikasi lagi," kata Avirianto.

Kendati begitu, ia tak memberikan kepastian sampai kapan 11 pesawat Boeing 737 MAX 8 yang dimiliki maskapai penerbangan di Indonesia bisa selesai. Saat ini, Kemenhub juga masih menanti arahan dari Federal Aviation Administration (FAA) dalam menyikapi persoalan ini.

"Kalau pemeriksaan sudah selesai semua, tapi pihak FAA bilang tetap larang sementara semua, ya tetap tidak bisa diberangkatkan juga," jelas Avirianto.

[Gambas:Video CNN]

Sebagai informasi, pemerintah melarang operasional Boeing 737 Max 8 sebagai respons jatuhnya pesawat itu di Ethiopia pada Minggu (10/3) kemarin. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan larangan sementara ini akan dilakukan dalam satu pekan ke depan.


(glh/bir)