Daya Beli Buruh Bangunan dan Tani Meningkat pada Februari

CNN Indonesia | Jumat, 15/03/2019 14:30 WIB
Daya Beli Buruh Bangunan dan Tani Meningkat pada Februari Ilustrasi petani. (ANTARA FOTO/Aji Styawan).
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat upah buruh bangunan dan tani meningkat pada Februari 2019. Hal ini berlaku baik secara upah nominal maupun upah riil.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan upah nominal buruh tani pada Februari tercatat Rp53.871 per hari atau naik 0,33 persen dibanding bulan sebelumnya Rp53.604 per hari. Sementara itu, upah riil buruh tani meningkat 0,62 persen, dari Rp38.384 per hari menjadi Rp38.622 per hari.

Suhariyanto mengatakan pertumbuhan upah riil yang lebih baik dari upah nominal ini disebabkan Indeks Harga Konsumen (IHK) yang mengalami deflasi di pedesaan. Pada bulan lalu, deflasi pedesaan tercatat 0,29 persen.


"Ketika upah nominal naik dan disertai deflasi, yang terjadi adalah upah riil ikut naik. Artinya ada perbaikan daya beli bagi para buruh tani," jelas Suhariyanto, Jumat (15/3).

Kondisi serupa juga dialami buruh bangunan. Pada Februari lalu, upah nominal buruh tani berada di angka Rp88.628 per hari atau naik 0,21 persen dibanding bulan sebelumnya Rp88.482 per hari. Sementara itu, upah riil buruh bangunan tumbuh sedikit lebih tinggi 0,29 persen, yakni dari Rp65.113 per hari menjadi Rp65.302 per hari.

Suhariyanto menyebut kondisi ini pun dipengaruhi deflasi sebesar 0,08 persen yang terjadi pada bulan lalu. Dari pemantauan 82 kota yang menjaid survei IHK, 69 kota mengalami deflasi dan 13 kota mengalami inflasi, di mana deflasi tertinggi terjadi di Merauke sebesar 2,11 persen.


"Kemarin deflasi, jadi ada perbaikan daya beli bagi buruh bangunan," terang dia.

Meski demikian, jika dilihat secara tahunan (year on year/yoy), pertumbuhan upah nominal masih tercatat lebih tinggi dibanding upah riil. Sebab, meski Februari tahun ini mencatat deflasi, nyatanya seri inflasi secara tahunan masih tercatat 2,57 persen.

BPS mencatat upah nominal buruh tani pada bulan lalu sebesar Rp53.781 per hari ternyata bertumbuh 4,67 persen dibanding Februari 2018, yakni Rp51.378 per hari. Sementara itu, upah riil bertumbuh lebih rendah 3,03 persen.


Di sisi lain, upah nominal buruh bangunan sebesar Rp88.628 hari terbilang meningkat 3,49 persen dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya Rp85.632 per hari. Serupa dengan buruh tani, pertumbuhan upah riil tercatat lebih kecil, yakni 1,75 persen secara tahunan.

"Kami memandang, pergerakan ini selalu perlu dipantau per bulan karena mayoritas penduduk kita bergerak di sektor pertanian. Selain itu, sektor konstruksi pun juga perlu dipantau karena pertumbuhan ekonomi memicu pembangunan infrastruktur dan properti," jelas dia.

[Gambas:Video CNN]


(glh/bir)