Cathay Pacific Akuisisi Maskapai Penerbangan Murah

CNN Indonesia | Rabu, 27/03/2019 12:44 WIB
Cathay Pacific Akuisisi Maskapai Penerbangan Murah Cathay Pacific mengakuisisi maskapai penerbangan berbiaya rendah HK Express senilai 628,15 juta dolar AS, setelah mengantongi laba pada kinerja keuangan tahun lalu. (WikimediaImages/Pixabay).
Jakarta, CNN Indonesia -- Cathay Pacific, maskapai penerbangan Hong Kong, mengumumkan rencana akuisisi HK Express, maskapai penerbangan berbiaya rendah. Aksi korporasi maskapai raksasa itu diperkirakan menelan biaya 628,15 juta dolar AS.

Seperti dilansir AFP, Rabu (27/3), keputusan Cathay Pacific mencaplok HK Express untuk menghadapi persaingan pasar karena meningkatnya jumlah maskapai berbiaya rendah di Hong Kong.

Dengan akuisisi tersebut, Cathay Pacific akan mengendalikan tiga dari empat maskapai penerbangan di Hong Kong.

Juru bicara perusahaan mengatakan Cathay Pacific akan membayar 2,25 miliar dolar Hong Kong ke HK Express dalam bentuk tunai. Sedangkan sisanya sebesar 2,68 miliar dolar Hong Kong akan diberikan dalam bentuk surat promes (promissory loan notes).


Kesepakatan antara kedua belah pihak diharapkan rampung pada Desember 2019 nanti. Juru bicara perusahaan juga menyebut Cathay Pacific akan terus mengoperasikan HK Express sebagai maskapai berbiaya rendah.

"Transaksi ini diharapkan menghasilkan sinergi karena model bisnis Cathay Pacific dan HK Express sebagian besar saling melengkapi," tulis Cathay Pacific dalam dokumen pengajuan.

Juru bicara perusahaan menyebut aksi pembelian ini merupakan cara terbaik dan praktis untuk mendukung pengembangan bisnis perusahaan jangka panjang dan meningkatkan daya saing.

Usai pengumuman akuisisi, saham Cathay Pacific naik 2,78 persen menjadi 14,06 dolar Hong Kong di bursa saham setempat.


HK Express adalah satu-satunya maskapai berbiaya rendah yang ada di Hong Kong. Saham perusahaan ini dimiliki oleh HNA Group, konglomerat China, yang sedang berjuang mengurangi tumpukan utang.

Kelompok usaha ini juga memiliki Hong Kong Airlines, kompetitor Cathay Pacific. Belakangan, Hong Kong Airlines tengah mengalami kesulitan keuangan.

Cathay Pacific sendiri mulai merombak bisnisnya setelah menelan kerugian sejak 2016 lalu. Bahkan, perusahaan sempat memecat 600 pekerjanya dan memangkas kantor dan karyawannya di luar negeri.

Namun, perusahaan sukses melakukan perbaikan. Terbukti awal bulan ini, perusahaan mengumumkan perolehan laba bersih yang dikantonginya mencapai 2,35 miliar dolar Hong Kong.

[Gambas:Video CNN]


(AFP/bir)