Tarif tersebut diusulkan terkait kerugian sebesar US$11 miliar yang dialami AS atas kebijakan subsidi yang diberikan Uni Eropa terhadap Airbus.
"Tujuan utama kami adalah mencapai kesepakatan dengan UE untuk mengakhiri semua subsidi WTO yang tidak konsisten untuk pesawat sipil besar. Ketika UE mengakhiri subsidi berbahaya ini, bea tambahan AS yang dikenakan sebagai tanggapan dapat dicabut," kata Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer seperti dikutip dari Reuters, Selasa (9/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amerika menuduh Uni Eropa telah memberikan subsidi untuk Airbus. Mereka memperkirakan nilai subsidi yang diberikan mencapai US$ 11,2 miliar.
Atas pengaduan tersebut, WTO tahun lalu mengatakan akan mengevaluasi permintaan AS dengan menjatuhkan sanksi bernilai miliaran dolar terhadap produk UE.
USTR mengatakan akan mengumumkan daftar produk akhir setelah arbiter WTO mengevaluasi klaim tersebut. Hasilnya diharapkan musim panas ini, kata pernyataan itu.
(reuters/agt)