Danone-ACT Bangun Hunian Terpadu untuk Penyintas Gempa Palu

ACT, CNN Indonesia | Selasa, 09/04/2019 19:25 WIB
Danone-ACT Bangun Hunian Terpadu untuk Penyintas Gempa Palu Danone bekerja sama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) membangun Hunian Nyaman Terpadu di Desa Langaleso. (Foto: Dok. Istimewa)
Palu, CNN Indonesia -- Danone bekerja sama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) membangun Hunian Nyaman Terpadu (Integrated Community Shelter) di Desa Langaleso, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi.

Hunian Nyaman Terpadu ini menampung 96 Kepala Keluarga dengan total lebih dari 300 jiwa. Selain menyediakan rumah sementara dengan fasilitas yang memadai, Hunian Nyaman Terpadu ini juga dilengkapi dengan bangunan klinik, kelas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), fasilitas air dan mandi cuci kakus. Selain itu, juga dilengkapi dengan tempat bermain anak, fasilitas dapur umum dan masjid.

Connie Ang, General Manager Unit Usaha Danone Specialized Nutrition di Indonesia mengatakan pihaknya mendukung pembangunan hunian tersebut untuk membantu para pengungsi.



"Terutama anak-anak, perempuan dan lansia dapat mulai menata kembali kehidupannya dengan rasa aman, nyaman, dan memiliki kualitas hidup dan kesehatan yang lebih baik," katanya dalam keterangan resmi, Selasa (9/4).

Selain untuk memberikan rasa aman dan nyaman, dia menuturkan, hunian terpadu merupakan kebutuhan penting bagi para pengungsi agar terhindar dari resiko penularan penyakit.

Memulai Kehidupan 

Sementara itu, Wakil Bupati Sigi Paulina mengatakan kebutuhan dasar pengungsi dalam masa pemulihan itu adalah membangun pelbagai fasilitas umum, di antaranya adalah Hunian Nyaman Terpadu. "Kami sangat mengapresiasi adanya Hunian Nyaman Terpadu karena program ini sangat membantu warga untuk kembali beraktivitas dan memulai kehidupan mereka," katanya.

Data resmi pemerintah mencatat terdapat 10.612 rumah rusak ringan, lebih dari 15.000 rusak sedang dan berat dan 302 rumah hilang akibat gempa di kabupaten tersebut.


Direktur Partnership ACT Mukhti mengatakan hunian terpadu yang dibangun secara total mencapai 1.026 unit yang dilengkapi dengan fasilitas klinik. Dia menuturkan pihaknya juga bekerja sama dengan tenaga kesehatan setempat untuk memantau status gizi dan kesehatan anak-anak.

"Kami berharap ke depan akan lebih banyak perusahaan yang memberikan bantuan tanggap bencana dengan pendekatan yang Danone lakukan bersama kami, yaitu melalui penyediaan hunian sementara yang layak dan terpadu," katanya.

Melalui misi One Planet, One Health, Danone berupaya memberikan tempat tinggal sementara yang tidak hanya layak untuk dihuni, namun juga memiliki akses air dan sanitasi yang baik serta memperhatikan aspek kesehatan masyarakat yang tinggal di dalamnya. (asa)