Permintaan tersebut ia sampaikan saat Prabowo menyatakan pengelolaan BUMN di era Jokowi pengelolaannya goyah. Jokowi mengatakan bahwa sebelum mengeluarkan kritik tersebut, Prabowo lebih baik mengecek setoran dividen BUMN.
"Cek, naik apa turun," katanya Sabtu (13/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Upaya pembenahan tersebut kata Jokowi sudah mulai membuahkan hasil. PT INKA (Persero) saat ini sudah mampu bertarung di kancah internasional dengan mengekspor ratusan gerbong kereta mereka ke Bangladesh.
"Kita juga punya Inalum yang kemarin berhasil mengambil pengelolaan mayoritas Freeport. Ini artinya BUMN mampu melakukan akuisisi. Kalau seperti ini kita masih ragu, bagaimana ke depan BUMN memiliki kemampuan dan uang besar," katanya.