Pasar Tetap Buka di Hari Pencoblosan, Namun Sepi Pengunjung

CNN Indonesia | Rabu, 17/04/2019 12:50 WIB
Pasar Tetap Buka di Hari Pencoblosan, Namun Sepi Pengunjung Ilustrasi pasar. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa).
Jakarta, CNN Indonesia -- Pasar-pasar di sejumlah daerah tetap beroperasi pada hari pencoblosan pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan presiden (pilpres). Namun, pengunjung pasar tidak sebanyak pada hari-hari biasanya.

Mengutip Antara, Rabu (17/4), Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, buka mulai siang hari untuk memberikan kesempatan kepada pedagang dan karyawan untuk menggunakan hak pilihnya. Tetapi sampai saat ini, pengunjung yang datang ke Pasar Kramat Jati tak sebanyak hari-hari biasanya.

Marni, salah satu pedagang setempat mengaku baru membuka toko pada pukul 08.30 WIB karena lebih dulu mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS). Pedagang lainnya Rizal, juga membuka toko miliknya pukul 08.00 WIB, setelah mencoblos.

Umumnya, toko-toko di Pasar Kramat Jati buka pukul 05.00 WIB. Karena selang waktu yang tak berbeda jauh dari jam buka toko Marni dan Rizal, keduanya mengaku pemilu dan pilpres tidak berpengaruh banyak pada penjualan mereka.


Sementara itu, Sandi salah satu pedagang di pasar setempat mengatakan hingga pukul 11.00 WIB, penjualannya turun 80 persen dibanding hari-hari biasanya. "Biasanya omzet sehari Rp1 juta. Sekarang ini hanya Rp300 ribu sampai Rp500 ribu," ujarnya.

Di Pangkalpinang, aktivitas pasar tradisional Pasar Rumput, Pasar Pembangunan, dan Pasar Pagi terpantau sepi hingga pukul 09.00 WIB. Banyak toko-toko sembako dan kebutuhan pokok masih tutup.

Aktivitas sepi juga terpantau di Pasar Oebobo, Kupang. Pasar tampak sepi dari pedagang dan pembeli yang mengikuti pemilu dan pilpres 2019. Carolina, salah satu pedagang setempat bilang sudah dua jam tidak ada pembeli yang datang ke pasar untuk berbelanja.


"Saya sudah memilih sejak pagi. Dari TPS, saya langsung ke pasar untuk berjualan, tetapi sejak pukul 09.00 WITA, belum ada pembeli," katanya.

Carolina sendiri mengaku berjualan bersama dua beberapa pedagang lainnya. Selama menunggu, baru terlihat dua orang pembeli sayur mayur. "Kemungkinan orang-orang masih ke TPS untuk memilih. Tetapi setelah pukul 12.00 WITA, mungkin sudah ramai," imbuh dia.


[Gambas:Video CNN] (Antara/bir)