Bonus Cuti untuk Karyawan GMF Aeroasia yang Ikut Nyoblos

CNN Indonesia | Rabu, 17/04/2019 16:29 WIB
Bonus Cuti untuk Karyawan GMF Aeroasia yang Ikut Nyoblos Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika Pratiwi).
Jakarta, CNN Indonesia -- PT GMF Aeroasia, anak usaha PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, memberikan bonus kepada karyawan yang ikut berpartisipasi dalam pesta demokrasi pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan presiden (pilpres) 2019. Bonus berupa cuti istimewa sebanyak satu hari.

"Ini merupakan bentuk dan komitmen dari perusahaan untuk menyemarakkan demokrasi serta menyukseskan pemilu 2019," ujar VP Corporate Affairs dan HSE GMF Aeroasia Joko Purnomo di Bandara Internasional Soekarno Hatta, seperti dilansir Antara, Rabu (17/4).

Ia menuturkan pemberitahuan terkait bonus cuti disampaikan kepada seluruh karyawan sebelum masa pencoblosan hari ini.

Setiap karyawan yang telah mencoblos dan bisa membuktikan tanda sudah memilih, maka bisa mengajukan permohonan libur untuk mendapat persetujuan perusahaan.


"Bonus cuti istimewa tersebut bisa diambil kapan saja selama satu tahun kalender," terang dia.

Alasan perusahaan melaksanakan sistem bonus cuti istimewa, kata Joko, agar tidak ada karyawan yang tidak menggunakan hak pilihnya (golput).

Apalagi, GMF AeroAsia memiliki banyak karyawan yang tergolong pemilih milenial, sehingga harus didukung dalam menentukan arah pembangunan bangsa.

"Dari 6.000 lebih karyawan di GMF AeroAsia, sekitar 50 persennya merupakan kelompok usia milenial," jelasnya.


Salah seorang karyawan GMF AeroAsia, Astri Indah Rahayu, mengaku telah memberikan hak politiknya pada pemilu 2019.

Ia mengapresiasi langkah dan kebijakan perusahaan dalam memberikan cuti istimewa untuk mendukung pesta demokrasi.

"Meskipun tidak ada bonus atau cuti istimewa, saya akan tetap memilih karena itu menandakan warga negara yang baik," katanya.

Kepada presiden dan wakil presiden terpilih, Astri mengharapkan kepala negara bisa mewujudkan janji-janji politik, serta membawa Indonesia ke arah yang lebih baik lagi.

[Gambas:Video CNN]


(Antara/bir)