Harga Bawang di Sejumlah Daerah Meroket Jelang Ramadan

CNN Indonesia | Kamis, 25/04/2019 09:47 WIB
Harga Bawang di Sejumlah Daerah Meroket Jelang Ramadan Ilustrasi bawang. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Harga bawang di sejumlah wilayah di Indonesia melonjak drastis menjelang Ramadan dan Lebaran 2019. Persentase kenaikan harga bawang mencapai 50 persen.

Di Malang, harga bawang merah dan bawang putih meningkat drastis hingga 50 persen atau sebesar Rp10 ribu hingga Rp20 ribu per kilogram (Kg) menjelang momentum puasa.

Jumain, pedagang di Pasar Dinoyo, Malang, menyebutkan semula harga bawang merah tercatat sekitar Rp23 ribu-Rp25 ribu per Kg, tetapi sekarang naik menjadi Rp35ribu sampai Rp36 ribu per Kg. Sedangkan bawang putih sebelumnya hanya Rp25 ribu-Rp26 ribu, lalu berubah menjadi Rp40 ribu hingga Rp45 ribu.


Menurut Jumain, kenaikan harga bawang merah dan bawang putih tersebut, sudah terjadi sejak dua pekan lalu.


"Kenaikan harga bumbu-bumbuan ini tidak hanya untuk bawang merah dan bawang putih, tetapi sejumlah komoditas lainnya juga naik harga, seperti cabai merah dan tomat," kata Jumain seperti dikutip Antara, Rabu (24/4).

Meski harga bawang terus naik, dia bilang kualitas cukup bagus dengan pasokan yang mumpuni.

Tak hanya itu, harga bawang bombay juga naik cukup signifikan, yakni dari Rp18 ribu menjadi Rp28 ribu per Kg.

Di Lampung, harga bawang juga diketahui meningkat signifikan. Disebutkan, harga bawang merah menjadi Rp38 ribu per Kg, sedangkan harga bawang putih mencapai Rp45 ribu per Kg.


"Pada pekan lalu harga bawang merah Rp35 ribu per Kg, dan bawang putih Rp30 ribu per Kg," kata Yuda, pedagang di Pasar Pasir Gintung, Bandarlampung, Selasa (23/4).

Menurut dia, kenaikan harga dipicu oleh pasokan komoditas yang sedang sulit didapat dari para petani di Brebes, Jateng. Maka itu, komoditas yang tersedia saat ini ialah bawang yang berasal dari Padang, itu pun stoknya tidak banyak.

Untuk bawang putih stok barang di berbagai gudang sedang mengalami kekosongan, sehingga harganya melonjak.

Tak jauh berbeda, Tim Terpadu Satgas Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan bahwa harga bawang merah dan bawang putih di sejumlah pasar tradisional melambung tinggi karena pasokan komoditas tersebut dari luar daerah terbatas.


"Kami berusaha mencari solusi untuk menekan kenaikan harga ini tiga komoditas ini sehingga masyarakat tidak terbebani dalam menyambut puasa Ramadhan nanti," kata Sekretaris Satgas Pangan Provinsi Kepulauan Babel, Ahmad Damiri seperti dikutip Antara.

Berdasarkan hasil pantauan dan koordinasi dengan distributor di pasar tradisional, harga bawang merah naik menjadi Rp48.500 dari Rp25 ribu per Kg, dan harga bawang putih naik menjadi Rp50.500 dari Rp19 ribu per Kg.

Di Lhokseumawe, harga bawang putih di sejumlah pasar tradisional dalam dua pekan terakhir melonjak tinggi hingga mencapai Rp50 ribu per Kg.

Furqan, pedagang bawang di Pasar Inpres Lhokseumawe mengungkapkan hal itu ditengarai terjadi karena pasokan yang berkurang, baik komoditas lokal maupun impor.

[Gambas:Video CNN]

Ia menambahkan kenaikan harga bawang putih tersebut sangat terasa dalam dua pekan terakhir dengan peningkatan harga bertahap mulai Rp 25 ribu hingga mencapai Rp 50 ribu per Kg. (Antara/lav)