China Balas Serangan Dagang AS 1 Juni

CNN Indonesia | Selasa, 14/05/2019 12:35 WIB
China Balas Serangan Dagang AS 1 Juni Ilustrasi ekspor-impor. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- China menyatakan akan membalas serangan dagang yang dikobarkan oleh Amerika Serikat (AS) terhadap mereka. Balasan akan mereka lakukan dengan menaikkan tarif impor barang asal AS bernilai US$60 miliar.

Kenaikan tarif tersebut mereka umumkan sebagai respons atas kenaikan tarif yang dilakukan AS terhadap barang impor China bernilai US$200 miliar. Dengan kenaikan tersebut mereka menyatakan 5.140 produk impor asal AS akan dikenakan tarif tambahan 5, 10, 20, sampai 25 persen.

Kementerian Keuangan China dalam pernyataan yang dikeluarkan di Beijing akan mulai diberlakukan 1 Juni nanti. 


"Penyesuaian China pada tarif tambahan merupakan respons terhadap unilateralisme dan proteksionisme AS. Kami berharap dengan respons ini, AS akan kembali ke jalur yang benar dari perdagangan bilateral dan konsultasi ekonomi dan bertemu dengan China di tengah jalan," kata Kementerian Keuangan China seperti dikutip dari Reuters, Selasa (14/5).


AS memberlakukan tarif impor baru sebesar 25% pada lebih dari 5.700 produk impor China. Bukan hanya itu saja, Presiden AS Donald Trump juga akan memberlakukan tarif pada impor China lainnya yang bernilai US$300 miliar.

Pemberlakuan tarif tersebut dilaksanakan saat AS dan sedang menggelar perundingan perdamaian perang dagang. Trump menyatakan pengenaan tarif tersebut dilakukan karena pihaknya melihat China tidak memiliki itikad baik dalam menyelesaikan ketegangan dagang dengan negaranya. 

Trump mengatakan dirinya akan menemui Presiden China Xi Jinping demi mencari penyelesaian masalah dagang tersebut. Pertemuan rencananya digelar pada puncak pertemuan G-20 yang akan digelar akhir Juni mendatang.

Trump berharap pertemuan tersebut menghasilkan titik temu penyelesaian ketegangan dagang negaranya dengan China. 

[Gambas:Video CNN]


(Reuters/agt)