Luhut Nilai Prabowo Tolak Hasil Pemilu Tak Ganggu Investor

CNN Indonesia | Selasa, 21/05/2019 21:12 WIB
Luhut Nilai Prabowo Tolak Hasil Pemilu Tak Ganggu Investor Luhut Pandjaitan. (CNN Indonesia/Harvey Darian)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menilai penolakan hasil perhitungan suara Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2019 dari kubu pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidak akan mengganggu kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia ke depan.

Menurut dia, investor justru cukup puas dengan hasil pelaksanaan pesta demokrasi di Tanah Air yang baru saja diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Hal tersebut, tercermin dari kondisi pasar modal yang justru menguat pada Selasa (21/5) sore.

"Loh bagus kan (dampak pengumuman KPU), tadi rebound semua di market (pasar modal)," ungkap Luhut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (21/5).



Bahkan, menurut Luhut, kondisi pasar modal hari ini tak jauh berbeda dengan pengumuman hasil perhitungan suara KPU pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 lalu. "Tahun 2014 kan begitu juga," imbuhnya.

Ketika itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 24 poin ke level 5.107. Sementara pada sore tadi, IHSG menguat 44 poin ke level 5.951. Investor membukukan transaksi sebesar Rp8,17 triliun dengan volume 13,26 miliar saham.

Pelaku pasar asing tercatat jual bersih atau net sell di all market sebesar Rp643,08 miliar. Tak ketinggalan, 243 saham bergerak menguat, sedangkan 155 turun, dan 141 lainnya tidak bergerak.


Penguatan IHSG hari ini berbanding terbalik dengan mayoritas saham utama di bursa Asia. Indeks Nikkei225 di Jepang turun 0,14 persen dan indeks Hang Seng di Hong Kong turun 0,47 persen. Meski, indeks Kospi di Korea Selatan naik 0,27 persen.

Kendati IHSG bergairah, nilai tukar rupiah justru melemah tipis 0,17 persen menjadi Rp14.480 per dolar AS pada sore tadi. Namun, kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) justru menunjukkan mata uang Garuda menguat ke posisi Rp14.462 per dolar AS.

Sebelumnya, Prabowo sudah menyatakan penolakan terhadap hasil perhitungan suara dari KPU yang menyatakan pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin berhasil unggul dengan suara mencapai 55,5 persen. Sementara kubunya hanya memperoleh 44,5 persen. (uli/agi)