Juni 2019, Penerima Bantuan Nontunai Ditarget Naik 2,7 Juta

CNN Indonesia | Senin, 27/05/2019 15:58 WIB
Juni 2019, Penerima Bantuan Nontunai Ditarget Naik 2,7 Juta Menteri Sosial Agus Gumiwang Kertasasmita menargetkan tambahan KPM BPNT sebesar 2,7 juta keluarga pada Juni 2019. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah menargetkan tambahan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) sebesar 2,7 juta keluarga pada Juni 2019. Dengan demikian, jumlah penerima bantuan secara total akan mencapai 12,4 juta KPM.

"Tambahan Juni ada 93 kabupaten kota, jadi 219 tambah 93 sekitar 312 kabupaten kota," sebut Menteri Sosial Agus Gumiwang Kertasasmita di kantornya, Senin (27/5).

Kementerian Sosial (Kemensos) mengungkapkan saat ini jumlah KPM sebesar 9,7 juta keluarga. Jumlah itu mewakili 62,17 persen dari target KPM yang ditetapkan pemerintah tahun ini sebanyak 15,6 juta keluarga.


"(Jumlah KPM) sekarang sudah 9,7 juta dari dari 219 kabupaten kota," ungkapnya.


Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani mengatakan tidak ada perubahan dalam penyaluran bantuan kepada warga miskin. Pemerintah akan terus mengembangkan program BPNT untuk menyalurkan bantuan kepada warga miskin.

"Penerimanya tetap sampai sekarang, nanti 9,7 juta dan akan menerima uang Program Keluarga Harapan (PKH) Rp550 ribu dan tambahan, tergantung jumlah keluarga. Lalu BPNT setiap keluarga akan menerima Rp110 ribu untuk beli beras, telur dan lain-lain," katanya.

Sekadar informasi, pemerintah menargetkan jumlah penerima BPNT bisa meningkat menjadi 15,6 juta PKM tahun ini, dari 10,2 juta PKM pada tahun lalu. Total anggaran yang disiapkan pemerintah untuk tahun ini mencapai Rp20,1 triliun.


BPNT merupakan tranformasi penerimaan bantuan beras sejahtera (rastra) menjadi bentuk bantuan non tunai. Selanjutnya, KPM dapat membeli komoditas beras dan telur ke warung elektronik (e-warong). (ulf/lav)