PUPR Ungkap Alasan Rest Area Tol Penuh Saat Mudik

CNN Indonesia | Sabtu, 01/06/2019 08:17 WIB
PUPR Ungkap Alasan Rest Area Tol Penuh Saat Mudik Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan kenaikan harga tiket pesawat berkontribusi pada peningkatan kepadatan pemudik di rest area tol. (CNN Indonesia/Artho Viando).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengklaim ada andil kenaikan harga tiket pesawat terhadap peningkatan jumlah pemudik di tempat peristirahatan (rest area) selama musim mudik tahun ini.

Ia mendapatkan laporan dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bahwa fenomena harga tiket pesawat yang melambung membuat mayoritas masyarakat beralih dari sebelumnya naik pesawat untuk mudik, kini memilih menggunakan mobil.

"Saya kira karena ini kebanyakan, banyaknya (pemudik). Misalnya saya dapat laporan di running text karena mahalnya tiket pesawat tadi semua orang naik mobil, yang macet di kota tujuan, Semarang lalu Solo," ucap Basuki, Jumat (31/5).


Ia menyatakan seluruh tempat peristirahatan sudah beroperasi selama musim mudik, dari tipe A sampai C. Namun, hal itu tak membuat keramaian di masing-masing tempat peristirahatan menurun karena jumlah pemudik terus memadati jalur darat, khususnya Tol Trans Jawa.


"Tol Trans Jawa juga banyak yang ingin coba, tapi sebenarnya kalau hari biasa Jakarta-Solo hanya empat sampai enam jam," tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja menjelaskan BUJT menyiapkan 75 tempat peristirahatan di sepanjang Tol Trans Jawa. Bila dirinci, ada 32 rest tipe A, 22 dengan tipe B, dan 21 dengan tipe C.

"Tipe B dan C tanpa SPBU, hanya ada tambahan mobile dari PT Pertamina (Persero) fasilitas di rest area tipe B dan C," ujar Endra.

Ia menjabarkan fasilitas yang di rest area tipe A, antara lain toilet area parkir untuk mobil dan truk, musholla, SPBU, kios, warung, bengkel, klinik, dan taman. Endra menyebut BUJT sengaja membuat taman di rest area agar pengguna jalan bisa rileks sejenak.

[Gambas:Video CNN]

"Karena perjalanan panjang jadi butuh relaksasi dengan taman," terangnya.

Kemudian, rest area tipe B diisi dengan beberapa fasilitas, yakni toilet, area parkir untuk mobil dan truk, dan musholla. Sementara, rest area tipe C memiliki fasilitas toilet, tempat parkir untuk mobil dan truk, musholla, dan kios.

"Ini Trans Jawa total 75 rest area, jadi praktis setiap 20 kilo bisa ditemukan," pungkas Endra.
 
(aud/agt)