Investor Prancis Lirik Proyek Kereta Gantung Puncak

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Senin, 10/06/2019 03:21 WIB
Investor Prancis Lirik Proyek Kereta Gantung Puncak Ilustrasi. (REUTERS/Dado Ruvic)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menyatakan proyek kereta gantung (cable car) untuk memecahkan kemacetan di jalur Puncak, Jawa Barat telah dilirik oleh investor dari Perancis.

"Sekarang, mereka (Perancis) lagi menghitung investasinya berapa," ujar Kepala BPTJ Bambang Prihartono di Gedung Kemenhub, Minggu (9/6).

Bambang mengungkapkan proyek kereta gantung Puncak telah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2018 tentang Rencana Induk Transportasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi Tahun 2018 - 2029. Proyek ini diyakini dapat menjadi solusi kemacetan di jalur Puncak, terutama pada akhir pekan dan libur panjang.
Rencananya, pada tahap awal proyek akan menghubungkan titik di Gadog, Puncak ke titik di lokasi wisata Taman Safari Indonesia. Panjangnya sekitar 5 kilometer (km) hingga 7 km. Setelah itu, pada pembangunan tahap kedua, jalur bisa diperpanjang hingga Puncak Pass.


"Memang tidak langsung sampai Puncak Pass karena investasinya terlalu mahal. Saya bilang tidak apa-apa bertahap, tahap pertama sampai di Taman Safari," ujarnya.

Nantinya, masyarakat bisa memarkirkan mobilnya di Gadog dan melanjutkan perjalanan ke Puncak menggunakan kereta gantung. Di Puncak, pemerintah akan menyediakan layanan shuttle bus untuk mengantarkan penumpang ke titik-titik pariwisata. Di saat bersamaan, pemerintah juga akan menata sentra-sentra ekonomi masyarakat setempat.

Sedianya, lanjut Bambang, proyek dikerjakan tahun ini. Namun, hal itu tak bisa terealisasi karena landasan hukumnya baru terbit tahun lalu.

Bambang menargetkan lelang pengadaan proyek bisa dilakukan tahun depan di mana proyek merupakan proyek yang diinisiasi oleh badan usaha (unsolicited). Pembiayaan rencananya menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Adapun masa konstruksi diperkirakan memakan waktu setahun karena tidak perlu banyak membebaskan lahan. (sfr/age)