Rencana Pertemuan Trump-Xi Jinping Dongkrak Bursa Saham Asia

CNN Indonesia | Selasa, 11/06/2019 11:29 WIB
Rencana Pertemuan Trump-Xi Jinping Dongkrak Bursa Saham Asia Ilustrasi. (AFP PHOTO / Kazuhiro NOGI)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pasar saham sejumlah negara Asia kembali menguat pada Selasa (11/6) seiring dengan fokus investor pada rencana pertemuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping. Rencananya, kedua pimpinan negara tersebut bakal bertemu guna menindaklanjuti perang dagang antara kedua negara dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Osaka, Jepang pada akhir bulan ini.

Dikutip dari Reuters, keputusan Trump untuk membatalkan ancaman tarif pada barang-barang asal Meksiko memicu kelegaan pada seluruh pasar saham serta memunculkan harapan perang dagang antara AS dan China dapat berakhir dengan perjanjian.

Penguatan pasar saham Asia juga seiring dengan kinerja bursa saham Wall Street yang kembali sehat setelah dikejutkan oleh pernyataan Trump pada bulan lalu untuk menaikkan tarif pada produk China senilai US$200 miliar.



Dorongan juga datang dari ekspektasi bahwa Bank Sentral AS, The Federal Reserve akan memangkas suku bunganya bulan depan, sebagai tanggapan atas serangkaian data AS yang melemah dan kekhawatiran dampak perang dagang dengan China.

Namun, Analis Senior OANDA Edward Moya memperingatkan bahwa meskipun suku bunga bank sentral AS yang lebih besar adalah dorongan besar, tetapi sentrimen bakal datang dari upaya penyelesaian perang dagang antara AS dan China.

"Reli pasar saham global baru-baru ini berasal dari harapan bahwa Fed akan menurunkan bunga tahun ini. Namun, itu tidak akan membuat indeks AS kembali ke rekor tertinggi kecuali ada perdamaian dagang antara AS dan China," jelas dia.


Pada awal perdagangan, indeks saham Hong Kong naik 0,7 persen, mengakumulasi kenaikan indeks sejak Senin menjadi 2 persen, sementara indeks Shanghai naik 1,5 persen.

Tokyo menguat 0,4 persen pagi ini, kemudian Sydney naik 1,3 persen. Adapun indeks saham Singapura dan Seoul masing-masing menguat 0,3 persen.

Sementara IHSG pada pagi ini melemah 0,21 persen ke level 6.276.

[Gambas:Video CNN] (Reuters/agi)