Minim Persiapan, Perdamaian Dagang China-AS di G20 Menipis

CNN Indonesia | Kamis, 13/06/2019 08:04 WIB
Minim Persiapan, Perdamaian Dagang China-AS di G20 Menipis Ilustrasi Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping. (REUTERS/Jonathan Ernst)
Jakarta, CNN Indonesia -- Peluang damai perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China menipis. Seorang sumber yang tahu persis dengan isu tersebut mengatakan penurunan peluang tersebut mengemuka di tengah rencana pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping di KTT G20 yang akan diselenggarakan di Osaka, Jepang 28-29 Juni mendatang.

Sumber tersebut mengatakan walaupun tinggal menghitung hari, tidak ada persiapan pun yang dilakukan untuk menyongsong pertemuan tersebut.

Sumber yang akrab dengan masalah ini, termasuk para pejabat dan diplomat di Washington dan Beijing, mengatakan bahwa persiapan untuk pertemuan tersebut cukup kurang. Tim negosiasi perdagangan China dengan AS juga belum bertemu sejak pembicaraan berakhir dengan kebuntuan pada 10 Mei.


Gedung Putih menolak berkomentar mengenai persiapan rencana pertemuan Trump-Xi tersebut.


"Persiapan untuk KTT G-20 di Jepang sedang berlangsung. Kami tidak ada yang mengumumkan pada saat ini mengenai pertemuan bilateral tertentu," juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih Garrett Marquis seperti dikutip dari Reuters, Rabu (12/6).

Seorang pejabat senior China mengatakan kepada perwakilan bisnis A.S. persiapan pertemuan Trump-Xi untuk melanjutkan pembicaraan damai dagang memang belum dimulai. Kurangnya persiapan tersebut menurutnya, bukan barang yang aneh karena Trump sering menghadiri pertemuan penting.

Tapi, pertemuan yang dihadiri Trump tersebut sering tidak menghasilkan kemajuan kerja berarti.

AS dengan China saat ini sedang terlibat perang tarif dagang. Perang dagang dipicu oleh defisit neraca dagang AS dengan China.

Pada sepanjang 2017, neraca dagang AS dengan China tercatat mengalami defisit US$357,23 miliar atau sekitar Rp5.000 triliun lebih. Defisit tersebut membuat Presiden AS Donald Trump marah.

AS dan China sebenarnya sudah berupaya mengakhiri konflik dagang tersebut. Tapi, sampai saat ini upaya tersebut belum membuahkan hasil. Untuk mengatasi kebuntuan tersebut, Trump beberapa waktu lalu berharap bisa bertemu dengan Xi pada KTT G20. 

[Gambas:Video CNN] (Reuters/agt)