Penjualan Eceran April 2019 Tumbuh Melambat 'Cuma' 6,7 Persen

CNN Indonesia | Jumat, 14/06/2019 21:34 WIB
Penjualan Eceran April 2019 Tumbuh Melambat 'Cuma' 6,7 Persen Logo Bank Indonesia. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Penjualan eceran pada April 2019 tercatat tumbuh melambat hanya 6,7 persen. Level itu lebih rendah dari pertumbuhan penjualan eceran Maret tahun ini yang mencapai 10,1 persen.
Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Onny Widjanarko dalam paparan tertulis hasil Indeks Penjualan Riil (IPR) dari Survei Penjualan Eceran BI.

Secara rinci dipaparkan, pertumbuhan penjualan eceran menurun pada semua kelompok, kecuali kelompok suku cadang dan aksesori, serta kelompok perlengkapan rumah tangga lain.

"Untuk Mei 2019, penjualan eceran diperkirakan tumbuh 9 persen, sejalan dengan peningkatan permintaan pada periode bulan Ramadan. Hal itu terindikasi dari IPR Mei 2019," ungkap Onny dalam laporan tertulis, Jumat (14/6).


Peningkatan ditopang oleh penjualan kelompok barang budaya dan rekreasi, kelompok suku cadang dan aksesori, kelompok makanan, minuman dan tembakau, serta subkelompok sandang.


Hasil survei mengindikasikan tekanan harga di tingkat pedagang eceran dalam tiga bulan, tepatnya sampai Juli 2019, diperkirakan akan menurun.

Hal itu tercermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) 3 bulan yang akan datang sebesar 160,5, atau menurun dari 174,6 pada bulan sebelumnya. Diketahui, sejalan dengan pasokan dan permintaan konsumen yang kembali normal setelah puasa Ramadan dan perayaan Lebaran.

[Gambas:Video CNN] (lav/lav)