Penandatanganan kesepakatan langsung dilakukan oleh Kepala Satuan Kerja Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto, dan President Direktur INPEX Indonesia Shunichiro Sugaya.
Penandatanganan kesepakatan tersebut disaksikan oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri (METI) Jepang, Hiroshige Seko. Jonan usai penandatanganan mengatakan kesepakatan tersebut merupakan titik penting dalam pengembangan Blok Masela.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Dwi Sutjipto berharap kesepakatan tersebut nantinya akan akan menjadi awal baik dalam dalam pengembangan hulu migas di laut dalam Indonesia bagian timur. Kesepakatan tersebut diharapkan ke depan bisa menjadi pendorong bagi investasi luar negeri untuk masuk ke Indonesia.
"Dengan pengembangan lapangan Masela, diharapkan akan segera masuk investasi luar negeri yang besar, dan dapat memberikan pengaruh positif bagi Foreign Direct Investment di Indonesia, terciptanya multiplier effect bagi industri pendukung dan turunan di dalam negeri, dalam rangka mendukung perekonomian nasional, dan ke depannya di harapkan iklim investasi di Indonesia akan semakin baik dan semakin kompetitif," katanya.
Ia berharap setelah kesepakatan awal tersebut ditandatangani, penyelesaian revisi rencana pengembangan Blok Masela yang sudah terkatung-katung lama bisa segera disepakati oleh kedua belah pihak.
[Gambas:Video CNN] (agt/agt)