Jelang Sidang MK, Rupiah Dibuka Melemah Rp14.182 per Dolar AS

Galih Gumelar, CNN Indonesia | Kamis, 27/06/2019 09:59 WIB
Jelang Sidang MK, Rupiah Dibuka Melemah Rp14.182 per Dolar AS Ilustrasi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.182 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pasar spot Kamis (27/6) pagi. Angka itu melemah 0,04 persen dibandingkan penutupan Rabu (26/6) yakni Rp14.178 per dolar AS.

Pagi hari ini, sebagian besar mata uang utama Asia menguat terhadap dolar AS. Dolar Singapura menguat 0,04 persen, won Korea Selatan menguat 0,07 persen, yen Jepang dan baht Thailand masing-masing menguat 0,09 persen. Sementara itu, peso Filipina menguat 0,27 persen.

Dolar Hong Kong dan ringgit Malaysia sama-sama melemah terhadap dolar AS dengan nilai masing-masing 0,01 persen dan 0,02 persen. Di sisi lain, mata uang negara maju seperti euro, poundsterling Inggris, dan dolar Australia masing-masing menguat sebesar 0,02 persen, 0,06 persen, dan 0,15 persen.


Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan pelaku pasar menanti kepastian terkait hasil sidang sengketa Pilpres oleh Mahkamah Konstitusi pada 28 Juni. Pelaku pasar khawatir bahwa akan terjadi demonstrasi jika gugatan pasangan presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno tidak dikabulkan oleh MK.


Di sisi lain, bank sentral AS The Fed juga memupuskan harapan pelaku pasar untuk menurunkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin. Ia juga tetap ingin menjaga independensi bank sentral dari tekanan politik apapun.

Tak hanya itu, pelaku pasar juga masih mengantisipasi pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di sela-sela pertemuan G20 akhir pekan ini.

Sebelumnya, menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut, keputusan untuk menunda kenaikan bea masuk kemungkinan akan diumumkan pasca pertemuan itu.

Namun, pada dini hari tadi, sebenarnya angin segar datang setelah Trump mengatakan bahwa kesepakatan dagang dengan China sangat mungkin masih bisa tercapai. Ia menyebut kedua negara sama-sama ingin mendapatkan hasil terbaik. Bahkan, ia juga berniat ingin menurunkan tarif impor China dari yang awalnya 25 persen menjadi 10 persen jika kesepakatan ini berhasil.

"Dalam transaksi (hari ini) rupiah akan kembali melemah di level Rp14.120 hingga Rp14.230 per dolar AS," ujar Ibrahim, Kamis (27/6).

(lav/lav)