Jepang sebelumnya mengumumkan kebijakan untuk memperketat ekspor material yang digunakan pada pembuatan layar telepon pintar dan chip ke Korea Selatan. Pembatasan ekspor dilakukan terkait kebijakan Korsel yang meminta perusahaan Jepang membayar ganti rugi atas kerja paksa yang dilakukan kepada warga Korsel saat perang dunia kedua.
"Kami sedang melakukan analisis kelayakan awal (investasi)," ujar Cho Jeong-Sik dari Partai Demokrat , seperti dikutip dari Reuters, Rabu (3/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembatasan ekspor dapat menghantam produksi perusahaan pembuat Chip raksasa, Samsung Electronics dan SK Hynix.
Perusahaan data IHS Markit mengatakan bahwa pembatasan perdagangan Jepang terhadap Korea Selatan akan menambah ketegangan perdagangan global. Eksportir Asia sudah tegang oleh perlambatan berkepanjangan di sektor elektronik global.
Menteri Perindustrian Jepang sebelumnya menyebut bahwa keputusan untuk memperketat kontrol tidak melanggar Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), menolak klaim Korea Selatan sebelumnya.
Saham pembuat bahan chip Korea Selatan melonjak setelah rencana pengeluaran pemerintah diumumkan.
Saham Ram Technology dan Ocean Bridge, perusahaan lokal yang memproduksi bahan kimia yang digunakan dalam proses pembuatan chip, masing-masing naik 20 persen dan 15 persen. (reuters/agi)