Sri Mulyani Sebut Lagarde Hadapi Tugas Berat Jadi Bos ECB

CNN Indonesia | Rabu, 03/07/2019 19:47 WIB
Sri Mulyani Sebut Lagarde Hadapi Tugas Berat Jadi Bos ECB Ilustrasi. (CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengucapkan selamat dan sukses kepada Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) Christine Lagarde yang kini dinominasikan sebagai Gubernur Bank Sentral Eropa. Menurut dia, akan banyak pekerjaan rumah yang menanti Lagarde benar-benar terpilih.

"Good luck. Banyak yang harus dilakukan," jelas Sri Mulyani, Rabu (3/7).

Menurut dia, salah satu tugas terberat Lagarde ketika menjabat sebagai Gubernur Bank Sentral Eropa adalah meningkatkan kembali pertumbuhan ekonomi benua biru tersebut. Menurut dia, Eropa saat ini masih mencoba bangkit setelah diterpa krisis keuangan global 2008 lalu.


Pada 2018 lalu, pertumbuhan ekonomi zona Eropa tercatat 1,8 persen secara tahunan. Angka ini melemah dibandingkan 2017 yang sebesar 2,4 persen.


"Kawasan Eropa masih dalam kawasan yang menantang, jadi jabatan ini yang sangat menantang untuk bisa meningkatkan kinerja perekonomian Eropa menyeluruh," jelas dia.

Dikutip dari Reuters, Presiden Konsil Uni Eropa Donald Tusk mengatakan Lagarde merupakan kandidat terkuat untuk memimpin Bank Sentral Eropa. Sejauh ini, Lagarde pun bersedia untuk melepaskan jabatannya di IMF selama sementara untuk mengikuti proses nominasi.

Lagarde mengakui Sri Mulyani sebagai sahabat dekatnya. Hal itu terlihat ketika Lagarde memberikan ucapan selamat setelah mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu mendapat titel Menteri Keuangan terbaik di dunia dan Asia-Pasifik versi majalah The Banker awal tahun ini.

"Selamat kepada teman saya Sri Mulyani Indrawati dari Indonesia karena telah dinobatkan menjadi menteri Keuangan terbaik di dunia versi The Banker. Kerja bagus. Sangat pantas," jelas Lagarde dikutip dari akun Instagram pribadinya.

[Gambas:Instagram]

Tak hanya itu, Sri Mulyani juga pernah mengabadikan momen keduanya berburu oleh-oleh di Fukuoka setelah pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral negara-negara G20 awal Juni ini.

[Gambas:Instagram] (glh/lav)