Mengutip Reuters, Kamis (4/7), pencairan pinjaman akan dilakukan secara bertahap. Untuk tahap awal, dewan eksekutif IMF akan mencairkan sekitar US$1 miliar. Sedang sisanya akan disalurkan selama periode program, yaitu tiga tahun, yang dikaji setiap kuartal.
"Pakistan menghadapi tantangan ekonomi, di tengah kebutuhan fiskal dan keuangan yang besar dan pertumbuhan ekonomi yang lemah dan tidak seimbang," terang Wakil Direktur Pelaksana David Lipton dalam keterangan resmi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai informasi, Khan berkuasa pada Agustus lalu. Ia mendapat warisan ekonomi yang bermasalah dalam kepemimpinannya. Awalnya, ia enggan meminta bantuan ke IMF, yang telah menyediakan lebih dari 20 paket dana talangan (bailout) ke Pakistan selama beberapa dekade.
Harap maklum, masalah Pakistan tidak kecil. Negara ini menghadapi cadangan devisa yang susut menjadi hanya US$7,3 miliar, dan defisit anggaran diperkirakan lebih dari 7 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) tahun ini.
Ekonomi Pakistan didominasi oleh pertanian dan tekstil. Namun, sektor informal besarnya banyak yang tidak membayar pajak. Bahkan, Pakistan telah habis-habisan mengucurkan uang demi mempertahankan mata uangnya yang terus melorot.
[Gambas:Video CNN] (reuters/bir)