Sementara itu, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp14.129 per dolar AS atau menguat dibanding kemarin, yakni Rp14.147 per dolar AS. Pada hari ini, rupiah bergerak di dalam rentang Rp14.109 hingga Rp14.135 per dolar AS.
Sore hari ini, sebagian besar mata uang utama Asia melemah terhadap dolar AS. Baht Thailand melemah 0,02 persen, peso Filipina melemah 0,07 persen, yuan China melemah 0,08 persen, dan ringgit Malaysia melemah 0,1 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, mata uang negara maju juga melemah terhadap dolar AS. Euro melemah 0,15 persen, poundsterling Inggris melemah 0,43 persen, dan dolar Australia terbanting sebesar 0,56 persen.
Pada data yang dirilis Jumat lalu, data ketenagakerjaan AS meningkat dari 72 ribu pekerjaan baru pada Mei menjadi 224 ribu pekerjaan pada Juni. Ini memupus harapan pelaku pasar bahwa The Fed bisa memangkas suku bunga acuannya sebesar 50 persen akhir bulan ini.
Rupiah juga dipengaruhi sentimen optimisme pertumbuhan ekonomi dalam negeri yang kian menurun. BI memproyeksi pertumbuhan ekonomi pada kuartal II tahun ini sama kurang lebih berada dalam rentang yang sama dengan kuartal I yakni 5,07 hingga 5,1 persen.
"Optimisme konsumen akan kondisi perekonomian Indonesia juga berkurang di bulan Juni 2019. Hal tersebut terindikasi dari angka Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) bulan Juni yang hanya sebesar 126,4 atau turun 1,8 poin dari bulan sebelumnya," tutur Ibrahim, Selasa (9/7).
[Gambas:Video CNN] (glh/lav)