Jokowi Tak Buru-buru Putuskan Lokasi Pemindahan Ibu Kota

CNN Indonesia | Selasa, 30/07/2019 22:49 WIB
Jokowi Tak Buru-buru Putuskan Lokasi Pemindahan Ibu Kota Presiden Jokowi menyatakan tak akan tergesa-gesa memutuskan pemindahan ibu kota. (Dok. Biro Pers Setpres/Kris)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan tidak akan tergesa-gesa dalam memutuskan lokasi ibu kota baru. Keputusan akan disampaikan sesuai rencana, Agustus mendatang.

"Memang dari dulu sudah saya sampaikan, pindah ke Kalimantan. Nah Kalimantannya, Kalimantan yang mana, nanti kita sampaikan Agustus," kata Presiden seperti dikutip dari Antara, Selasa (30/7).

Meski akan memutuskan untuk mengambil menyampaikan keputusan pemindahan ibu kota baru pada Agustus mendatang, Jokowi mengatakan sampai saat ini kajian yang dibuat pemerintah belum rampung. Saat ini pemerintah masih berupaya menyelesaikan kajian pendukung.


"Kajiannya belum rampung, belum tuntas. Nanti kalau sudah rampung, sudah tuntas, dan detailnya sudah dipaparkan (seperti) kajian kebencanaan seperti apa, mengenai air, mengenai keekonomian, mengenai demografinya, masalah sosial politik, pertahanan keamanan. Semuanya memang harus komplet," katanya.

Jokowi saat buka puasa bersama dengan para pimpinan lembaga negara di Istana Negara Jakarta, Senin (6/5) menegaskan keseriusannya untuk memindahkan ibu kota negara dari Jakarta. Ia mengatakan rencana pemindahan tersebut sudah sejak tiga tahun lalu dibahas di internal.

Selain itu, sekitar 1,5 tahun belakangan ini Bappenas juga mulai melakukan kajian yang lebih detail dari sisi ekonomi, politik, lingkungan jika ibu kota jadi dipindahkan. Rencana pemindahan ibu kota dilakukan karena 
Jawa sudah dihuni 57 persen dari total penduduk di Tanah Air.

Kondisi di Jawa tersebut berbanding terbalik dengan pula lain yang masih kosong.

[Gambas:Video CNN]


(Antara/agt)