Melalui kartu tersebut, Jokowi menyebut pengangguran bisa mendapatkan kursus gratis untuk meningkatkan keterampilan di delapan sektor. Kedelapan sektor itu antara lain, coding, analisis data, desain grafis, akuntansi, bahasa asing, barista, agrobisnis, hingga operator alat berat.
"Ini untuk meningkatkan akses keterampilan bagi anak-anak muda, para pencari kerja, dan mereka yang mau berganti pekerjaan," jelas Jokowi di Gedung DPR/MPR, Jumat (16/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi berjanji, pemerintah akan merancang kurikulum pendidikan dan pelatihan di tingkat sekolah menengah yang akan sesuai dengan kebutuhan industri. Ia juga menjamin, sistem pendidikan Indonesia ke depan juga bisa mencetak calon pemikir, penemu, dan wirausahawan.
Kartu pra-kerja ini merupakan salah satu komponen belanja pendidikan yang akan digelontorkan pemerintah sebesar Rp505,8 triliun tahun depan. Angka ini meningkat pesat dibandingkan realisasi anggaran pendidikan 2015 yang hanya Rp390,3 triliun.
[Gambas:Video CNN] (glh/lav)