Sorotan disampaikan Ketua DPR Bambang Soesatyo pada Rapat Pembukaan Masa Sidang I 2019-2020. Rapat tersebut diselenggarakan dalam rangka penyampaian Pidato Presiden mengenai Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020.
Bambang mengatakan penurunan kinerja penerimaan perpajakan tercermin dari realisasi penerimaan negara yang baru mencapai Rp898,8 triliun sepanjang Januari-Juni 2019. Realisasi itu baru mencapai 41,5 persen dari target penerimaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 sebesar Rp2.165,1 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penurunan kinerja penerimaan perpajakan ini, sambungnya, memicu pelebaran defisit anggaran pada Juni 2019. Defisit tercatat mencapai Rp135,8 triliun atau 0,84 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Padahal, defisit pada periode yang sama pada tahun lalu hanya mencapai 0,75 persen dari PDB. Untuk itu, Bambang meminta pemerintahan Jokowi ke depan agar betul-betul memperhatikan risiko dari pelebaran defisit keuangan yang berasal dari minimnya kinerja penerimaan perpajakan.
[Gambas:Video CNN] (uli/agt)