Surplus Neraca Dagang Jepang dengan AS Naik 15 Persen di Juli

CNN Indonesia | Senin, 19/08/2019 10:40 WIB
Surplus Neraca Dagang Jepang dengan AS Naik 15 Persen di Juli Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Jepang Shinzu Abe. (Foto/ Reuters)
Jakarta, CNN Indonesia -- Surplus neraca dagang Jepang dengan Amerika Serikat (AS) berhasil mencapai US$5,5 miliar pada Juli kemarin, naik 15,6 persen secara tahunan (year on year). Di sisi lain, impor Jepang ke AS naik 3,5 persen.

Kenaikan surplus perdagangan tersebut terjadi di tengah upaya AS dan Jepang memulai kembali pembicaraan perdagangan bebas antara dua negara. Data Kementerian Keuangan Jepang, untuk ekspor kenaikan didorong oleh peralatan pembuatan chip dan mesin konstruksi.

Sementara, itu impor terdorong oleh pesawat terbang dan minyak mentah. Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Jepang saat ini sedang 'mesra'. Tetapi di tengah kemesraan tersebut, Trump mengatakan bahwa Jepang mendapatkan banyak keuntungan dagang dengan negaranya.


Atas keuntungan dagang Jepang tersebut, Trump meminta agar hubungan dagang bisa dilakukan secara lebih adil.  Pada kunjungan ke Jepang Mei lalu, Trump mengatakan akan mengumumkan "beberapa hal" berkaitan dengan negosiasi perdagangan dengan Jepang Agustus ini.

Tetapi sampai saat ini belum ada batas waktu yang pasti soal negoisasi tersebut. Dua negosiator Menteri Ekonomi Jepang Toshimitsu Motegi dan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dijadwalkan bertemu di Washington pada Rabu dan Kamis ini.

[Gambas:Video CNN] (AFP/agt)